CYBERNEWSIND.COM || JOMBANG – Di Akhir Januari Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan survei Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) sebagai bagian penting dalam proses penilaian dokumen Andalalin yang diajukan oleh CV Tekun Barokah, CV Wahana Sejahtera Food, serta Pabrik Industri Damar Buatan. Kegiatan ini menjadi fondasi utama dalam memastikan bahwa rencana kegiatan usaha yang diajukan benar-benar selaras dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
Sejak pagi hingga sore hari, tim teknis Dinas Perhubungan turun langsung ke sejumlah titik lokasi rencana kegiatan usaha serta ruas jalan yang berpotensi terdampak. Survei dilakukan melalui pengamatan langsung, pencatatan, dan pengukuran berbagai indikator lalu lintas untuk memperoleh data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pelaksanaannya, survei Andalalin mencakup pengumpulan data volume dan komposisi lalu lintas, tingkat pelayanan jalan, pola pergerakan kendaraan, hingga aktivitas keluar-masuk kendaraan baik pada jam sibuk maupun di luar jam sibuk. Data lapangan tersebut menjadi rujukan utama untuk menilai perhitungan bangkitan dan tarikan perjalanan yang disajikan dalam dokumen Andalalin masing-masing pemrakarsa.
Tak hanya itu, tim Dishub juga meninjau kondisi geometrik jalan di sekitar lokasi kegiatan, keberadaan dan fungsi rambu serta marka jalan, sistem manajemen parkir, fasilitas pejalan kaki, hingga aspek keselamatan lalu lintas lainnya. Seluruh temuan lapangan dicermati secara detail untuk memastikan rekomendasi teknis dalam dokumen Andalalin tidak hanya sesuai secara administratif, tetapi juga realistis untuk diterapkan di lapangan.
Hasil survei ini kemudian digunakan sebagai dasar verifikasi dan validasi terhadap data yang disampaikan oleh pihak pemrakarsa. Apabila ditemukan perbedaan antara kondisi eksisting dengan analisis yang tertuang dalam dokumen Andalalin, Dinas Perhubungan akan melakukan klarifikasi serta meminta penyempurnaan dokumen.
Langkah tersebut dilakukan agar rekomendasi teknis yang dihasilkan, mulai dari pengaturan akses keluar-masuk kendaraan, penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas, hingga upaya mitigasi dampak lalu lintas, benar-benar efektif dalam menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Melalui survei Andalalin yang dilakukan secara cermat dan profesional, Dinas Perhubungan menegaskan komitmennya dalam mengawal setiap rencana kegiatan usaha agar berjalan seiring dengan kepentingan publik, khususnya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.(*) (Baret/CNI).
Kontributor : BRT
Sumber Berita : Jombangkab
















