Perhutani KPH Purwodadi Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Kebakaran di Lokasi Agroforestry Tebu

Selasa, 9 September 2025 - 268 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan patroli gabungan antisipasi kebakaran di areal agroforestry tebu seluas 7,2 hektar di petak 87 B-1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon, pada Senin (09/09/2025).

Kegiatan patroli ini melibatkan jajaran Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Jangglengan, KRPH Tegalsumur, KRPH Sengker, KRPH Sinawah, Pelaksana Harian (PLH) KRPH Randukuning di wilayah BKPH Jatipohon, serta tenaga kerja dari masyarakat sekitar hutan yang menjadi penggarap lahan tebu. Kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Perhutani dan Koperasi Produsen Warga Perhutani (KWPHT) dalam menjaga keberlangsungan program agroforestry tebu dengan pola kemitraan.

Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini tidak hanya difokuskan pada antisipasi kebakaran hutan, tetapi juga bagian dari pengamanan aset dan pemeliharaan tanaman.

Foto: Pekerja di lokasi penanaman tebu.

“Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius, apalagi di musim kemarau. Melalui patroli gabungan ini, Perhutani bersama masyarakat penggarap berupaya menjaga keamanan lahan tebu dari risiko kebakaran maupun pencurian. Kami juga berharap tanaman tebu dapat tumbuh optimal sehingga memberikan hasil produksi (protas) yang tinggi. Hal ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan berbasis agroforestry,” tegasnya.

Sementara itu, KRPH Jangglengan, Radik Saputro, menjelaskan bahwa lokasi agroforestry tebu di petak 87 B-1 ini memiliki potensi produktivitas yang baik sehingga perlu dijaga secara intensif.

“Kami terus melakukan pemantauan lapangan, memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Selain itu, patroli ini juga menjadi ajang edukasi bagi para penggarap agar lebih disiplin menjaga lingkungan dan mengikuti aturan yang telah disepakati dalam kemitraan,” ungkap Radik.

Salah satu warga penggarap, Sutrisno, menyampaikan rasa syukurnya dapat ikut terlibat dalam patroli tersebut.

“Kami sebagai masyarakat sangat terbantu dengan adanya program kemitraan tebu ini. Selain menambah penghasilan, kami juga merasa ikut memiliki tanggung jawab menjaga lahan agar aman dari kebakaran maupun gangguan lain. Dengan ikut patroli, kami bisa langsung tahu cara menjaga tanaman agar hasil panen lebih baik,” tuturnya.

Program agroforestry tebu yang digarap melalui skema kemitraan ini merupakan salah satu strategi Perhutani untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan, selain memberikan nilai ekonomi, juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan. (**)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Komp-PHT/Pwd/Aris

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta
Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari
Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa
Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:03

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:36

Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23

Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Berita Terbaru