CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Warga Desa Bangsri, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan dikejutkan dengan penemuan benda diduga ranjau peninggalan masa penjajahan Belanda. Benda tersebut ditemukan oleh Kepala Desa Bangsri, Hardi, saat mencangkul untuk membuat parit di area kebun yang tak jauh dari rumahnya pada kedalaman sekitar 50 cm.

Penemuan ranjau seberat 7 Kg tersebut terjadi pada September 2025. Mengetahui benda mencurigakan berbentuk logam, Kades Hardi segera menghentikan aktivitas dan menginformasikan ke Baninsa Koramil Geyer.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Babinsa saat itu, dapat dipastikan ranjau tersebut sudah tidak aktif dan tidak menimbulkan bahaya bagi warga.
“Saya langsung berhenti menggali begitu lihat benda aneh itu. Langsung lapor biar ditangani petugas. Alhamdulillah sudah dipastikan tidak aktif, jadi warga tidak perlu panik,” ujar Hardi.
Setelah dipastikan ranjau tersebut tidak lagi berbahaya, Kades Hardi cukup meletakkan amunisi perang tersebut di bawah pohon jati samping rumahnya. (**)
Kontributor : Nn
Editor : Tim
Sumber Berita : Liputan
















