Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Selasa, 2 Juni 2026 - 166 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Kelompok tani ternak Makmur Sejati Desa Kalangbancar Kecamatan Geyer, adalah salah satu dari sekian kelompok ternak di Kabupaten Grobogan yang pada tahun 2023 mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa 9 ekor sapi jenis Brahman.

Data penerimaan bantuan tersebut bersumber dari Dinas Peternakan dan Perikanan, atas dasar surat keputusan bupati nomor: 950/97/2023, dengan total bantuan hibah sapi dan kambing serta jalan usaha tani senilai lebih dari 10 Milyar Rupiah.

Fakta mengejutkan terjadi usai kelompok tani ternak Makmur Sejati menerima 9 ekor sapi, justru hingga kini sapi tak diketahui perkembangan sapi dan keberadaannya kadangnya. Dugaan kuat bantuan sapi-sapi tersebut telah dijual dibawah tangan oleh oknum ketua kelompok tani ternak Makmur Sejati untuk meraup keuntungan pribadi.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh aktivis pemerhati rakyat kecil Satrio Lintang Nusantoro, memastikan mulai dari kelompok ternak Makmur Sejati rupanya hanya sekedar kelompok tani ternak temporer yang saat itu hanya digunakan formalitas sebagai syarat pengajuan bantuan.

Satrio Lintang Nusantoro aktivis pemerhati rakyat kecil (Ft.84)

“Setelah kemarin saya melakukan pengecekkan di Desa Kalangbancar, pertama saya tidak menemukan keberadaan sapi, kandang, dan juga kelompok tani ternak Makmur Sejati. Bahkan saat saya menanyakan ke Sekretaris Desa pun dianya jawab nggak tahu,” beber Satrio. Senin (01/06/2026).

Dari informasi yang berkembang saat ini, kasus dugaan penyalahgunaan bantuan sapi di Desa Kalangbancar telah masuk dan ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Grobogan, namun penanganan penanganan kasus tersebut juga belum ada kepastian.

Hingga berita ini diterbitkan, masih banyak pihak yang harus dikonfirmasi untuk keberimbangan berita ini. (**)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : TIM

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta
Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari
Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:03

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:36

Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23

Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Berita Terbaru