Perhutani Purwodadi dan PG Trangkil Tandatangani Kerjasama Pemanenan Tebu Guna Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 26 Juni 2025 - 306 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor agroforestry, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pabrik Gula (PG) Trangkil terkait pemanenan dan penyerapan hasil tebu yang ditanam di kawasan hutan Perhutani. Kegiatan penandatanganan berlangsung di kantor PG Trangkil, Kabupaten Pati pada Rabu, (25/06/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Administratur KPH Purwodadi beserta jajaran manajemen, Pimpinan PG Trangkil beserta staff, serta perwakilan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Subur, LMDH Wana Tirta, LMDH Hutan Lestari, dan LMDH Dokoro Hutan Lestari.

 

Kerjasama kali ini mencakup pengelolaan lahan seluas 63,76 hektare yang tersebar di 16 petak kawasan hutan, masing-masing berada di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem dan BKPH Tumpuk. Dalam skema ini, LMDH sebagai mitra Perhutani bertugas melaksanakan penanaman, perawatan, dan pemanenan tebu, sementara PG Trangkil akan menyerap seluruh hasil panen secara langsung.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyatakan bahwa kemitraan ini diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan kawasan hutan.

“Kami berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan saling menguntungkan, khususnya bagi LMDH sebagai mitra utama Perhutani. Semoga hasil panen tebu dari sistem agroforestry ini dapat terserap dengan tepat waktu oleh PG Trangkil, sehingga LMDH dapat memperoleh profit yang maksimal dan terus bersemangat dalam menjaga dan mengelola kawasan hutan secara lestari,” ujar Untoro.

Sementara itu, Pimpinan PG Trangkil, Ivo Verginanto, menyampaikan bahwa kerjasama ini sangat mendukung target operasional pabrik pada musim giling tahun ini.

“Tahun 2025 ini, PG Trangkil menargetkan dapat menggiling sebanyak 1,3 juta ton tebu. Untuk mencapai target tersebut, tentu dibutuhkan jaminan pasokan bahan baku yang cukup dan berkualitas. Karena itu, kami sangat menyambut baik kemitraan ini sebagai bagian penting dari rantai pasok kami, sekaligus memperkuat peran serta masyarakat dalam sistem pertanian terpadu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Tirta, Dwi Raharto, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat hutan.

“Agroforestry tebu ini memberi peluang besar bagi kami untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan adanya kerjasama ini, kami bisa lebih fokus mengelola lahan dengan baik karena sudah ada kepastian penyerapan hasil panen oleh pabrik. Semoga kerjasama ini bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Program agroforestry tebu saat ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antar lembaga dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional berbasis kehutanan sosial dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. (CNI/Red)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Komp-PHT/Pwd/Aris

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru