CYBER NEWS INDONESIA , LINGGA – Pemerintah Kecamatan Selayar bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi pemadaman listrik yang dinilai tidak menentu. Camat Selayar H. Abdul Kamar didampingi sejumlah kepala desa mendatangi Kantor ULP PLN Dabo Singkep, Kamis (30/7/2026), guna meminta penjelasan resmi mengenai penyebab gangguan kelistrikan yang belakangan kerap dikeluhkan warga.
Kedatangan rombongan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah kecamatan terhadap aspirasi masyarakat yang mengaku terdampak akibat pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa jadwal yang jelas.
Dalam pertemuan tersebut, Camat Selayar H. Abdul Kamar menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi pasokan listrik yang sering padam. Menurutnya, gangguan tersebut tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah peralatan elektronik milik warga mengalami kerusakan.
“Kedatangan kami ke ULP PLN Dabo Singkep untuk meminta keterangan resmi dari pihak PLN terkait seringnya terjadi pemadaman listrik yang dikeluhkan masyarakat. Kami berharap ada penjelasan yang jelas agar masyarakat mengetahui penyebabnya sekaligus solusi yang akan dilakukan PLN ke depan,” ujar Abdul Kamar.
Ia juga menyoroti pemadaman yang kerap terjadi pada sore menjelang malam, bertepatan dengan waktu pelaksanaan ibadah Salat Magrib. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keluhan masyarakat karena mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah maupun aktivitas keluarga.
Selain meminta penjelasan mengenai penyebab gangguan listrik, Pemerintah Kecamatan Selayar juga berharap pihak PLN dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, termasuk memberikan informasi yang lebih cepat apabila terdapat pemadaman terjadwal untuk keperluan pemeliharaan jaringan.
Abdul Kamar menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan kepada PLN merupakan hasil dari berbagai keluhan masyarakat yang menginginkan pelayanan kelistrikan lebih baik, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam mendukung aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga perekonomian masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Operasional ULP PLN Dabo Singkep, Suheri, menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Lingga menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Menurutnya, banyaknya kawasan hutan dengan pepohonan yang lebat serta kondisi angin kencang kerap menyebabkan gangguan pada jaringan listrik sehingga mengakibatkan pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi.
Selain faktor alam, Suheri menyebut gangguan juga sering dipicu oleh aktivitas hewan liar yang menyentuh jaringan listrik.
“Pada waktu Magrib, hewan seperti tupai, monyet, dan kalong sering menjadi penyebab gangguan jaringan, terutama saat musim buah. Saat ini terdapat belasan titik yang tergolong rawan mengalami gangguan,” jelas Suheri.
Sebagai langkah penanganan, pihak ULP PLN Dabo Singkep menyatakan akan melakukan evaluasi secara bertahap terhadap titik-titik yang sering mengalami gangguan. Upaya tersebut meliputi pembersihan jalur jaringan listrik dari vegetasi yang berpotensi mengganggu serta penanganan di sejumlah lokasi rawan, termasuk di wilayah Kecamatan Selayar.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN guna meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Pemerintah Kecamatan Selayar berharap berbagai masukan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga frekuensi pemadaman listrik dapat diminimalkan dan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : LIPUTAN
















