CYBER NEWS INDONESIA, , Lingga – Warga Dabo Singkep, khususnya di Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, kembali mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik yang dinilai tidak menentu dan semakin meresahkan. Selain jadwal pemadaman yang dianggap tidak konsisten, masyarakat juga mengaku terganggu karena listrik kerap padam pada sore hari, tepat menjelang waktu salat Magrib. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari hingga pelaksanaan ibadah, Senin (27/7/2026).
Salah seorang pelanggan PT PLN (Persero), Iswandi, mengatakan pemadaman listrik yang berulang kali terjadi telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, listrik sering padam pada waktu-waktu yang sangat dibutuhkan warga.
“Pemadaman sekarang sudah tidak beraturan. Yang paling kami sesalkan, listrik sering padam menjelang waktu Magrib ketika masyarakat bersiap untuk beribadah. Kondisi seperti ini tentu sangat mengganggu,” ujar Iswandi kepada awak media.
Ia menuturkan, pemadaman yang terus berulang bukan hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak terhadap berbagai sektor lain, termasuk pelaku usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik. Selain itu, masyarakat juga khawatir kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan peralatan elektronik akibat tegangan listrik yang tidak stabil saat aliran listrik kembali menyala.
Menurut Iswandi, sebagai pelanggan yang rutin memenuhi kewajibannya membayar tagihan listrik setiap bulan, masyarakat berharap mendapatkan pelayanan yang lebih baik, termasuk kepastian informasi apabila terjadi gangguan jaringan maupun pekerjaan pemeliharaan.
“Kami tidak menolak apabila memang ada perbaikan atau pemeliharaan jaringan. Namun setidaknya masyarakat diberikan informasi yang jelas terlebih dahulu dan jangan sampai pemadaman dilakukan pada jam-jam yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya. Mereka meminta PT PLN (Persero) segera melakukan evaluasi terhadap pola pemadaman yang terjadi di wilayah Dabo Singkep dan Kecamatan Selayar. Menurut warga, transparansi mengenai penyebab gangguan, jadwal pemeliharaan, hingga langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sangat diperlukan agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya setiap kali terjadi pemadaman.
Warga menilai listrik merupakan kebutuhan vital yang mendukung hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan rumah tangga, usaha mikro dan kecil, pelayanan publik, proses belajar, hingga pelaksanaan ibadah. Karena itu, mereka berharap kualitas pelayanan kelistrikan di Kabupaten Lingga dapat terus ditingkatkan sehingga kejadian serupa tidak terus berulang.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT PLN (Persero) belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah Dabo Singkep, khususnya Kecamatan Selayar. Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PLN, namun belum memperoleh tanggapan.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan resmi dari PT PLN (Persero) apabila telah diterima, sesuai dengan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : LIPUTAN
















