Keluarga Korban Desak Kepolisian Agar Pelaku Pengeroyokan di Grobogan Dihukum Berat

Kamis, 28 Agustus 2025 - 422 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN– Seorang pemuda berinisial AYP (17) dan BYM (15) di Dusun Karangasem, Desa Krongen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan babak belur usai dikeroyok sekelompok pria. Orang tua korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Brati.

Agung Prasetyo selaku ayah korban mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar Pukul 15.00 WIB. Saat itu kedua anak saya AYP dan BYM hendak pulang menuju kerumah usai menonton orkes dangdut di Desa Krongen, Kecamatan Brati mengendarai sepeda motor.

Saat tiba di lokasi kejadian di Dusun Karangasem, Desa Krongen, Kecamatan Brati AYP dan BYM dihadang oleh sekelompok pemuda. Kemudian tanpa alasan yang jelas AYP dan BYM dipukuli beramai-ramai oleh terduga pelaku yang diperkirakan lebih dari tiga orang.

“AYP mengalami luka robek di kepala, luka robek di bibir dan memar dibagian pipi kanan dan kiri serta lecet di bagian jari sebelah kanan, sedangkan BYM mengalami memar disekitar wajah.Bahkan AYM hingga kini menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Soedjati Soemodiarjo Purwodadi guna penyembuhan luka akibat penganiayaan itu,” kata Agung.

Selain itu, ia menjelaskan jika keluarganya menolak untuk berdamai meskipun sejumlah keluarga dari pihak terduga pelaku telah mendatangi rumahnya dan meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukan.

Menurut Agung, apa yang dilakukan para terduga pelaku kepada kedua anaknya adalah murni tindak pidana, lantaran anaknya dianiaya secara beramai-ramai hingga mengalami luka dan trauma.

“Kami sebagai sesama orang tua, kami memaafkan mas. Namun, terkait kasus hukumnya terhadap para terduga pelaku, saya serahkan kepada pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian Polsek Brati untuk ditangani sesuai hukum yang berlaku, ” ujar Agung. Senin, (25/8/2025).

Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa pihak keluarganya tetap menyatakan menolak upaya untuk berdamai dan meminta keadilan agar para terduga pelaku pengeroyokan segera ditangkap dan dijatuhi hukuman yang setimpal.

Ia menegaskan, apa yang dilakukan para terduga pelaku kepada kedua anaknya adalah murni tindak pidana, lantaran anaknya dianiaya secara beramai-ramai hingga mengalami luka dan trauma.

Hingga berita ini ditayangkan, Kami masih berusaha menghimpun informasi dari berbagai sumber untuk menyajikan pemberitaan yang utuh dan berimbang. (CNI/Red)

 

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Bidik Nasional.com

Berita Terkait

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi
Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan
Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza
Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat
Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital
Akibat Sakit Mendadak, Petugas KSP Meninggal Dunia Saat Nagih Angsuran ke Nasabah di Grobogan 
Tak Hanya Terdakwa, PH Minta Seluruh Pengurus KSPPS Nur Insani Diminta Pertanggungjawaban Hukum
Wabup Grobogan Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Kenteng Toroh

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi

Selasa, 29 September 2026 - 18:40

Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan

Minggu, 13 September 2026 - 18:51

Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza

Jumat, 11 September 2026 - 11:40

Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat

Senin, 7 September 2026 - 14:31

Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51