Perhutani KPH Purwodadi Salurkan Bantuan Sosial ke Korban Kebakaran di Desa Tambakselo 

Rabu, 16 Juli 2025 - 295 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



CYBER NEWS INDONESIA  || GROBOGAN – Sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga sekitar kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran rumah di Dusun Bangsri RT 03 RW 05, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan pada Rabu, (16/07/2025).

Bantuan diberikan kepada Munsarip bin Masidi (69 tahun), seorang petani yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada Senin pagi, 14 Juli 2025. Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong dan diketahui oleh warga yang sedang melintas. Api dengan cepat membakar seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu jati beserta perabot rumah tangga. Pemadaman dilakukan oleh tim Damkar Grobogan dibantu warga sekitar dan berhasil dikendalikan pada pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 80 juta.

FOTO: (Komp-PHT/Pwd/Aris)

Bantuan dari Perhutani diserahkan Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sudaryono didampingi Kepala RPH setempat, Babinsa Desa Tambakselo, Bhabinkamtibmas Desa Tambakselo, serta tokoh masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dan bahan bangunan sebagai bentuk solidaritas untuk meringankan beban korban.

“Kami dari Perhutani turut prihatin atas musibah yang menimpa Bapak Munsarip. Melalui bantuan ini, kami berharap bisa sedikit meringankan beban beliau. Perhutani tidak hanya mengelola hutan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” ujar Sudaryono.

Sementara itu, Babinsa Desa Tambakselo, Serda Suparman, yang turut mendampingi kegiatan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Perhutani terhadap warga desa binaan.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Terima kasih kepada Perhutani yang tanggap dan hadir langsung memberikan bantuan. Semoga kerja sama lintas sektor seperti ini terus terjalin baik,” ungkap Serda Suparman.

Ucapan syukur juga disampaikan oleh Munsarip, selaku korban yang menerima bantuan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Perhutani dan semua pihak yang sudah membantu. Musibah ini berat bagi saya, tapi bantuan dan perhatian seperti ini membuat saya merasa tidak sendirian,” ucap Munsarip haru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat sekitar hutan serta menjalankan peran sosial perusahaan di bidang kemanusiaan. (CNI/red)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Komp-PHT/Pwd/Aris

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru