(Part 2) Lemotnya Kinerja Tata Usaha Dinas Peternakan : SPJ yang Terbengkalai dan Sikap “Mbahlelo” yang Mengakar?

Rabu, 26 Maret 2025 - 358 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || JOMBANG – Setelah laporan awal mengenai lambannya kinerja Tata Usaha (TU) Dinas Peternakan mencuat, semakin banyak bukti yang menguatkan dugaan bahwa sistem administrasi di instansi ini memang jauh dari kata profesional. Penulis masih menyimpan bukti foto serah terima Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang dilakukan di ruang lobi dinas. Bukti ini memperlihatkan bagaimana mekanisme pencairan dana dan pengelolaan administrasi masih terkesan asal-asalan.

Dalam berbagai keluhan yang muncul, satu kata yang kerap diucapkan untuk menggambarkan kondisi ini adalah mbahlelo. Kata ini bukan sekadar istilah, tetapi mencerminkan sikap sembrono, tidak peduli, dan tidak memiliki sense of urgency dalam menjalankan tugas birokrasi. Mbahlelo bukan hanya soal keterlambatan, tetapi juga menunjukkan betapa lemahnya sistem dan koordinasi di lingkungan TU Dinas Peternakan.

Kelambanan ini tercermin dari proses pencairan dana dan klaim SPJ yang sering kali terhambat tanpa alasan jelas. Penulis yang mengurus administrasi merasa dipingpong tanpa ada kepastian. Bahkan, dalam beberapa kasus, dokumen yang seharusnya sudah selesai malah mungkin terkatung-katung karena ketidakseriusan dalam pengelolaan.

Selain itu, dugaan minimnya integritas dalam pelayanan administrasi di Dinas Peternakan semakin memperburuk keadaan. Berkas yang seharusnya bisa diselesaikan dalam hitungan hari kerap tertahan berminggu-minggu tanpa alasan jelas, seolah-olah ada unsur kesengajaan atau kelalaian yang dibiarkan begitu saja.

Lebih parah lagi, ada indikasi bahwa sebagian pegawai Tata Usaha tidak menjalankan tugasnya dengan profesionalisme yang diharapkan. Sikap acuh tak acuh dan lemahnya koordinasi internal memperpanjang birokrasi yang seharusnya bisa dipermudah. Alih-alih memberikan pelayanan yang cepat dan responsif, dimungkinkan banyak urusan administrasi justru terhambat karena kurangnya kesadaran akan pentingnya efisiensi kerja.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka bukan hanya sistem administrasi yang akan semakin kacau, tetapi juga kepercayaan publik terhadap instansi ini akan semakin merosot. Sudah saatnya ada perombakan sistem kerja yang lebih tegas, termasuk evaluasi terhadap sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Dinas Peternakan harus menyadari bahwa pelayanan administrasi yang profesional bukan sekadar kewajiban, tetapi juga cerminan dari tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab. (Bersambung).

( CNI/Baret )

Facebook Comments Box

Kontributor : Baret Lanang

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen
Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin
OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.
Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar
Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi
Jangan Terobos Palang! Dishub Jombang Ingatkan Keselamatan di JPL 79 Sembung
Jombang Terbuka untuk Siapa Pun, Tapi Premanisme Jangan Diberi Ruang
Lima Tahun Pembangunan Desa Carangrejo, Wajah Desa Makin Berbenah dan Representatif

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:26

Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:20

OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:12

Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11

Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51