CYBERNEWSIND | JOMBANG – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang pada penghujung Ramadan tahun ini. Keluarga besar rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di ruang tunggu poli, menghadirkan momen silaturahmi antara tenaga medis, manajemen, dan seluruh karyawan.
Direktur RSUD Kabupaten Jombang, Dr. Puji Umbaran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh pegawai rumah sakit.
“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat silaturahmi. RSUD Jombang adalah rumah bagi banyak profesi dan latar belakang, namun kita disatukan oleh satu tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri tokoh agama kharismatik Jombang, KH Nurhadi yang dikenal luas dengan panggilan Mbah Bolong. Kehadiran ulama tersebut menambah suasana spiritual dalam kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna.
Dalam kesempatan itu, Dr. Puji Umbaran juga mengenang perjalanan awal dirinya ketika dipercaya memimpin rumah sakit tersebut. Ia bercerita bahwa pada tahun 2014, dirinya sempat menerima doa dari Mbah Bolong yang mendoakannya menjadi direktur rumah sakit.
“Waktu itu beliau mengirim pesan singkat kepada saya, ‘Pak Dokter, bismillah direktor’. Doa itu saya aminkan. Dan tidak lama setelah itu saya dipanggil oleh Bupati untuk memaparkan program rumah sakit hingga akhirnya dipercaya menjadi direktur,” kenangnya dengan penuh rasa syukur.
Menurutnya, dukungan moral dan doa dari banyak pihak menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin rumah sakit daerah tersebut.
Selain menjadi momen silaturahmi internal, bulan Ramadan di lingkungan RSUD Jombang juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya adalah program berbagi takjil kepada masyarakat yang diprakarsai oleh Dharma Wanita Persatuan rumah sakit.
Setiap hari sekitar 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar rumah sakit. Program sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan RSUD Jombang dengan masyarakat di sekitar.
“Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi. Walaupun sederhana, mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD Jombang juga menyampaikan perkembangan positif dalam kinerja pelayanan rumah sakit. Ia mengungkapkan bahwa pembagian jasa pelayanan bulan Maret kepada pegawai menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan tersebut, menurutnya, menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau pelayanan kita baik, maka kepercayaan masyarakat meningkat. Dan ketika kepercayaan masyarakat meningkat, maka kinerja rumah sakit juga ikut meningkat,” jelasnya.
Ke depan, RSUD Jombang juga tengah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembangunan masjid rumah sakit dua lantai dengan kapasitas sekitar 600 hingga 800 jamaah. Masjid tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan ibadah bagi pasien, keluarga pasien, maupun pegawai rumah sakit.
Tidak hanya itu, manajemen rumah sakit juga tengah merancang pembangunan gedung pelayanan baru setinggi sepuluh lantai. Gedung tersebut direncanakan untuk memperluas kapasitas layanan kesehatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas medis yang modern dan representatif.
“Beberapa waktu lalu kami sudah bertemu dengan pihak kementerian untuk membahas rencana ini. Setelah Lebaran nanti, kami juga akan memaparkan rencana pembangunan tersebut kepada Bupati dan DPRD,” terang Dr. Puji Umbaran.
Ia berharap rencana pengembangan tersebut dapat segera terealisasi sehingga RSUD Jombang mampu terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang modern dan profesional.
Di akhir sambutannya, Dr. Puji Umbaran mengajak seluruh keluarga besar RSUD Jombang untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian dalam melayani masyarakat.
“Yang terpenting adalah kita tetap menjaga marwah RSUD Jombang sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat. Melayani dengan hati, bekerja dengan profesional, dan terus memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Acara buka puasa bersama tersebut pun berlangsung penuh kehangatan hingga waktu berbuka tiba, memperlihatkan kuatnya semangat kekeluargaan yang menjadi fondasi pelayanan di RSUD Jombang. (*) (BRT) (YT)
















