Ungkap 38 Kasus, Polres Grobogan Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Aman Candi 2025

Kamis, 29 Mei 2025 - 335 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Polres Grobogan Polda Jawa Tengah menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025, yang bertempat di Aula Jananuraga Polres Grobogan pada Rabu, (28/05/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono. Dalam keterangannya ke awak media, Kapolres menyampaikan bahwa selama 17 hari pelaksanaan operasi, pihaknya berhasil mengungkap 38 kasus tindak pidana, di antaranya:

• 4 kasus kepemilikan senjata tajam (sajam)

• 4 kasus pencurian

• 30 kasus pungutan liar (pungli).

“Dalam 20 hari pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025, dan hari ini merupakan hari ke-17, kami telah berhasil mengungkap berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” jelas AKBP Ike.

Foto: Kapolres, Kasat Reskrim, Kabag OPS Perlihatkan barang bukti kejahatan. (Dok.CNI)

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah pengungkapan sindikat pencurian traktor di wilayah persawahan. Dalam kasus ini, polisi menangkap empat tersangka yang diketahui merupakan spesialis pencurian traktor, dan berasal dari Sragen, Klaten, dan Blitar. Keempatnya menjalankan aksinya di beberapa lokasi, yakni di Desa Katekan dan Tirem (Kecamatan Brati), Desa Sugihan (Kecamatan Toroh), serta Desa Tanjungrejo (Kecamatan Wirosari).

Modus operandi yang digunakan yakni dengan memisahkan mesin traktor dari rangkanya, lalu mengangkutnya menggunakan mobil ke luar kota. Hasil curian tersebut kemudian dijual ke Ngawi, Jawa Timur, dengan harga sekitar Rp7 juta per unit.

Foto: Saat Kapolres Grobogan mewawancarai salah satu tersangka pencurian. ( Dok.CNI )

Kapolres juga mengungkapkan bahwa salah satu tersangka merupakan residivis, dan pihak kepolisian saat ini masih memburu pelaku lainnya, termasuk penadah barang hasil curian.

Selain pencurian traktor, dalam Operasi Aman Candi 2025 ini Polres Grobogan juga berhasil mengungkap kasus pembobolan minimarket dan tindakan premanisme yang meresahkan warga.

Selain memaparkan puluhan kasus kejahatan yang berhasil diungkap, AKBP Ike Yulianto juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan potensi aksi premanisme yang mengganggu ketertiban.

“Kami dari Polres Grobogan mendukung program pemerintah terkait penanganan aksi premanisme. Jika ada warga masyarakat melihat atau menjadi korban aksi premanisme, segera laporkan ke polisi melalui call center 110,” tutup Kapolres. (CNI/red)

 

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ratusan Batang Mangrove di Jalan Dompak Raya Digilas Alat Berat, APH diminta Tegas
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Judi Gelper di Batam Kian Semarak di Bulan Suci Ramadhan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:53

Ratusan Batang Mangrove di Jalan Dompak Raya Digilas Alat Berat, APH diminta Tegas

Berita Terbaru