Kemasan Gilingan Daging Ayam UD. Berlian Chiken Sengaja Dibuat Polos, Simak Alasannya 

Kamis, 22 Mei 2025 - 415 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Hasil penggilingan daging ayam bercampur Jeroan yang diproduksi oleh UD. Berlian Chiken di Desa Jongkong Kecamatan Brati, sedang menjadi sorotan beberapa kalangan masyarakat tertentu di Kabupaten Grobogan lantaran plastik kemasan produknya tidak dilengkapi dengan beberapa keterangan penting seperti Komposisi, BPOM ataupun masa kadaluarsa.

Melihat kapasitas produksi yang mencapai 2 Ton di setiap harinya UD. Berlian Chiken sangat diwajibkan mencantumkan beberapa keterangan untuk memenuhi hak konsumen.

Photo: Pekerja saat memproses bahan baku. (Dok.ist)

Siti Krisnawati pemilik dari UD. Berlian Chiken saat dikonfirmasi perihal tersebut menyampaikan alasan tidak diberi label ataupun keterangan dalam kemasan produknya karena permintaan pelanggan.

” Kita ada plastik yang sudah berlabel, tapi karena pelanggan mintanya plastik polos ya akhirnya kita pakai yang polos, ” ujar Siti Krisnawati. Selasa, (20/05/2025).

Dari beberapa sisa plastik kemasan yang menurutnya sudah dicantumkan keterangan penting untuk konsumen, ternyata belum dilengkapi dengan komposisi serta nomor terdaftar BPOM.

Photo: Plastik kemasan yang sebelumnya digunakan. (Dok.ist).

Penggilingan daging ayam dan jeroan milik UD. Berlian Chiken tercatat satu – satunya dan terbesar di Kabupaten Grobogan. Bahkan menurut penuturan orang tua Siti Krisnawati sang pemilik, dalam waktu dekat untuk tempat produksinya berpindah ke lahan yang lebih luas serta dengan bangunan yang lebih besar.

” Rencananya nanti mau pindah ke tanah yang sebelah sana mas yang lebih luas, ” tutur ibu Siti Krisnawati.

Pentingnya sebuah label atau keterangan penting lainnya seperti Komposisi terkait produk gilingan daging ayam dan jeroan, bertujuan untuk memberikan informasi tentang kandungan gizi yang terkandung dalam produk seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

Mengutip dari undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan kesehatan, mengabaikan tentang label atau keterangan produk dapat terancam pidana paling lama 5 tahun penjara.

Hingga berita ini diterbitkan masih banyak pihak yang harus dikonfirmasi untuk keberimbangan berita ini. (CNI/red)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi
Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan
Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza
Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat
Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital
Akibat Sakit Mendadak, Petugas KSP Meninggal Dunia Saat Nagih Angsuran ke Nasabah di Grobogan 
Tak Hanya Terdakwa, PH Minta Seluruh Pengurus KSPPS Nur Insani Diminta Pertanggungjawaban Hukum
Wabup Grobogan Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Kenteng Toroh

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi

Selasa, 29 September 2026 - 18:40

Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan

Minggu, 13 September 2026 - 18:51

Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza

Jumat, 11 September 2026 - 11:40

Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat

Senin, 7 September 2026 - 14:31

Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51