CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Membludaknya para pedagang di pasar Jetis Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan yang lebih memilih berjualan di luar kios pasar, mengakibatkan sepanjang jalan di depan pasar menjadi sempit dan kumuh.
Selain sempit dan kumuh juga berdampak pada kemacetan yang dialami oleh para pengguna jalan baik roda dua dan empat saat melintas. Para pedagang yang memilih berjualan di luar atau di pinggir jalan depan pasar juga berdampak ke pedagang yang masih bertahan berjualan di kios dalam pasar.
Para pedagang yang bertahan berjualan di dalam pasar, mengeluh lantaran pengunjung pasar lebih memilih membeli barang cukup di lapak – lapak depan pasar.
” Semenjak adanya lapak – lapak di depan, sekarang pembeli jarang masuk ke dalam pasar. Mereka cukup di depan untuk membeli barang, ” keluh salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. Kamis, ( 27/02/2025 ).
Terganggunya jalan serta adanya keluhan para pedagang yang menempati kios dalam pasar akibat banyaknya pedagang baru yang mendirikan lapak di depan pasar, petugas pasarpun tak pernah tinggal diam. Sering diimbau agar berjualan di kios dalam pasar, namun mereka tetap bandel.
” Saya selalu ngasih tahu mas, tapi memang mereka itu benar-benar susah diatur, ” kata pegawai pasar.
Kini para pedagang yang menempati atau berjualan di kios dalam pasar berharap pemerintah desa atau pihak terkait segera menertibkan pedagang yang berjualan di lapak – lapak depan pasar. ( CNI/Hendri-B )
Tonton Juga :
Kontributor : Hendri -B
Editor : TIM
Sumber Berita : LIPUTAN
















