Jalan Depan Pasar Jetis Karangrayung Menyempit Akibat Adanya Lapak Liar yang Terus Bermunculan, Pemdes Wajib Turun Tangan

Sabtu, 1 Maret 2025 - 632 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

" Semenjak adanya lapak - lapak di depan, sekarang pembeli jarang masuk ke dalam pasar. Mereka cukup di depan untuk membeli barang, "


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Membludaknya para pedagang di pasar Jetis Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan yang lebih memilih berjualan di luar kios pasar, mengakibatkan sepanjang jalan di depan pasar menjadi sempit dan kumuh.

Selain sempit dan kumuh juga berdampak pada kemacetan yang dialami oleh para pengguna jalan baik roda dua dan empat saat melintas. Para pedagang yang memilih berjualan di luar atau di pinggir jalan depan pasar juga berdampak ke pedagang yang masih bertahan berjualan di kios dalam pasar.

Para pedagang yang bertahan berjualan di dalam pasar, mengeluh lantaran pengunjung pasar lebih memilih membeli barang cukup di lapak – lapak depan pasar.

” Semenjak adanya lapak – lapak di depan, sekarang pembeli jarang masuk ke dalam pasar. Mereka cukup di depan untuk membeli barang, ” keluh salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. Kamis, ( 27/02/2025 ).

Terganggunya jalan serta adanya keluhan para pedagang yang menempati kios dalam pasar akibat banyaknya pedagang baru yang mendirikan lapak di depan pasar, petugas pasarpun tak pernah tinggal diam. Sering diimbau agar berjualan di kios dalam pasar, namun mereka tetap bandel.

” Saya selalu ngasih tahu mas, tapi memang mereka itu benar-benar susah diatur, ” kata pegawai pasar.

Kini para pedagang yang menempati atau berjualan di kios dalam pasar berharap pemerintah desa atau pihak terkait segera menertibkan pedagang yang berjualan di lapak – lapak depan pasar. ( CNI/Hendri-B )

Tonton Juga : 

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri -B

Editor : TIM

Sumber Berita : LIPUTAN

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru