Padi Roboh Diterjang Banjir, Petani Grobogan Terpaksa Panen Dini

Jumat, 31 Januari 2025 - 465 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Banjir merendam ratusan hektare sawah di Desa Karangsari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Petani terpaksa memanen dini padi lantaran takut membusuk. Akibatnya petanipun merugi hingga ratusan juta Rupiah.

Selain menggenangi area persawahan, banjir juga merendam ruas jalan Menduran – Karangsari, tepatnya di Dusun Mangonan, Kecamatan Brati. Sehingga beberapa dari tanaman padi juga harus dipanen sebelum waktunya untuk menghindari puso atau gagal panen.

Seperti yang dialami salah satu petani Fatimah (57) warga Dukuh Mangonan, Desa Karangsari. Dirinya mengaku dengan intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan genangan air yang merobohkan tanaman padi miliknya.

“Karena genangan air dengan intensitas hujan yang tinggi, saya menduga ambruknya padi di sawah juga diakibatkan karena hama wereng. Jadi cepat-cepat dipanen agar padi tidak membusuk saat terendam air”, kata Fatimah saat memanen padi di sawahnya. Kamis, ( 30/01/ 2025 ).

Memanen padi yang terendam banjir bukan perkara mudah. Pasalnya, petani harus membawa alat tambahan untuk memangkas padi-padi yang sudah terendam air tersebut. Baki, terpal menjadi alat tambahan bagi petani yang memangkas padi-padi ini selain sabit/arit.

Padi yang telah dipangkas, oleh petani lalu diletakkan di wadah baki atau terpal untuk kemudian dibawa ke tepi jalan. Selanjutnya padi-padi ini kemudian dijemur sebelum dirontokkan menggunakan mesin. Selain biaya ekstra, harga padi juga menjadi turun karena terendam air.

Melihat kondisi ini, para petani berharap ke depan ada solusi atau perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat. Salah satunya butuh alat pembuangan air agar lebih cepat surut atau membuat sodetan.(Red*Hendri)

#headline #grobogan #petanipanendini

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : Nn

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta
Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari
Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa
Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:03

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:36

Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23

Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Berita Terbaru