Bertahun-tahun Dugaan Aliran Dana Restribusi Liar di Pasar, Masuk ke Pendapatan Asli Desa Jetis Karangrayung

Rabu, 12 Maret 2025 - 412 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Dari " Tata Kelola " yang dianggap kurang baik, meliputi persoalan pendataan jumlah pedagang yang tidak pernah dilakukan, kemudian terkait dengan transparansi pungutan Restribusi ke pedagang pasar."


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Pasar di Desa Jetis Kecamatan Karangrayung merupakan salah satu aset desa yang sangat vital untuk perputaran perekonomian warga masyarakat setempat. Meski begitu pasar Jetis jauh dari kata ” Tata Kelola ” yang baik dan benar.

Akibatnya lebih dari ratusan pedagang berjualan di pasar yang hanya buka seminggu 3 kali yakni di hari pasaran Jawa ( Paing, Pon, dan Legi ), terpecah menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah pedagang liar yang berjualan di pinggir jalan depan pasar. Kemudian pedagang resmi yang berjualan di kios dalam pasar.

Dari ” Tata Kelola ” yang dianggap kurang baik, meliputi persoalan pendataan jumlah pedagang yang tidak pernah dilakukan, kemudian terkait dengan transparansi pungutan Restribusi ke pedagang pasar.

FOTO : Sejumlah pengunjung pasar Jetis lebih memilih berbelanja di pedagang luar. (Dok. Warno)

Khusus ke persoalan pungutan Restribusi oleh petugas pasar yang merupakan pegawai pemerintah Desa Jetis, saat memungut Restribusi ke pedagang tidak disertai dengan karcis resmi dari pemerintah desa setempat. Hal tersebut disampaikan oleh hampir semua pedagang yang ada di pasar Jetis.

” Setiap narik uang pasar ya minta gitu aja, dan selama ini memang kami tidak pernah menerima karcis Restribusi resmi, ” terang salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. Senin, ( 10/03/2025 ).

Menanggapi adanya pungutan Restribusi yang tidak resmi, Suharnanik, S.Pd selaku Kepala Desa Jetis menyampaikan hasil dari pungutan di pasar rutin masuk ke Pendapatan Asli Desa.

” Masuk PAD rinciaan di APBDes, ” singkat Kades saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Senin, ( 10/03/2025 ).

Adanya pungutan Restribusi yang tidak resmi masuk ke PAD Jetis, menjadikan spekulasi di masyarakat adanya dugaan pembiaran carut – marut tata kelola pasar oleh pemerintah Desa Jetis.

Hingga berita ini diterbitkan masih banyak pihak yang harus dikonfirmasi untuk keberimbangan berita ini. (CNI/ Red )

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : TIM

Sumber Berita : LIPUTAN

Berita Terkait

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi
Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan
Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza
Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat
Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital
Akibat Sakit Mendadak, Petugas KSP Meninggal Dunia Saat Nagih Angsuran ke Nasabah di Grobogan 
Wabup Grobogan Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Kenteng Toroh
Iklan: Ucapan HUT RI ke – 81 Tahun BPR BKK Purwodadi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi

Selasa, 29 September 2026 - 18:40

Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan

Minggu, 13 September 2026 - 18:51

Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza

Jumat, 11 September 2026 - 11:40

Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat

Senin, 7 September 2026 - 14:31

Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51