Diduga Jual Aset Desa, Kades Bologarang Didemo Ratusan Warga

Sabtu, 29 Maret 2025 - 616 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Ratusan warga desa Bologarang Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, berunjuk rasa di kantor desa setempat pada Sabtu, (29/3/2025).

Mereka menuntut atas kesewenang – wenangan Kepala Desa yang diduga menjual aset Balai Desa serta kantor Desa Bologarang.

Disamping itu masyarakat juga menuntut kepada Kades atas transparasi anggaran desa, termasuk mobil siaga yang digunakan secara pribadi oleh kepala desa.

FOTO : Kemarahan warga yang diredam oleh aparat keamanan (Dok. Hendri)

Salah satu perwakilan masyarakat desa Bologarang Langgeng Tri Sanjaya saat di di depan awak media  mengatakan, agar hak masyarakat dikembalikan lagi. Salah satunya pengembalian mobil siaga kepada warga.

“Masyarakat menyadari bahwa selama bertahun-tahun ini mobil siaga digunakan secara pribadi oleh kepala desa, dan menuntut agar mobil siaga dikembalikan ke kantor desa,” ujarnya.

Sementara Juwari Kepala Desa Bologarang menanggapi tuntutan warga, menyatakan bahwa dirinya siap untuk memenuhi permintaan warga dengan pengembalian mobil siaga kepada desa agar digunakan masyarkat Bologarang.

Juwari melanjutkan untuk tuntutan mengenai aset Balai Desa, dirinya meminta waktu selama tiga bulan terhitung dari 30 Maret 2025.

“Saya meminta waktu selama tiga bulan untuk menyelesaikannya, dan jika dalam kurun waktu tersebut tidak mampu memenuhi tuntutan masyarakat saya siap menghadapi konsekuensi hukum,” ujar Juwari di balai desa.

Sebelumnya aksi demo sempat berlangsung tegang dengan kemarahan warga, beruntung emosi warga berhasil di cegah oleh pihak Polsek dan Koramil Penawangan.

Adapun tuntutan ratusan warga Desa Bologarang adalah sebagai berikut :

1. Meminta Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan Gedung Olahraga (GOR) dan pembangunan jembatan.

2. Menuntut agar mengembalikan mobil siaga yang selama ini dikuasai Kepala Desa dikembalikan kepada masyarakat.

3. Mempertanyakan terkait penjualan kayu kantor desa yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada warga.

4. Serta transparansi dalam penggunaan anggaran Dana Desa.

( CNI/Hendri )

 

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta
Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari
Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa
Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:03

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:36

Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23

Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Berita Terbaru