Tak Ingin Ada Peredaran Miras Saat Pelantikan Bupati, Polres Grobogan Gencarkan Razia

Rabu, 29 Januari 2025 - 572 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peredaran miras yang dapat menimbulkan kerusuhan atau gangguan pada saat pelantikan Bupati nanti,”


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Polres Grobogan dan jajarannya meningkatkan intensitas razia minuman keras (miras) menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan. Langkah ini diambil untuk menciptakan situasi yang kondusif dan aman, serta mencegah adanya gangguan ketertiban umum selama prosesi pelantikan yang diharapkan berjalan lancar.

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasi Humas Polres Grobogan AKP Danang Esanto mengatakan, bahwa razia miras ini dilakukan di berbagai titik yang dianggap rawan peredaran miras ilegal.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peredaran miras yang dapat menimbulkan kerusuhan atau gangguan pada saat pelantikan Bupati nanti,” ungkap Kasi Humas Polres Grobogan pada Selasa, (28/01/2025).

“Selain itu, kami juga ingin menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan mengikuti acara tersebut,” imbuh AKP Danang Esanto.

Razia miras dilakukan di tempat-tempat yang sering dijadikan lokasi transaksi miras, seperti warung-warung kecil dan kafe. Dalam razia yang dilakukan, para personel jajaran Polres Grobogan berhasil menyita sejumlah botol minuman keras berbagai jenis dan merek. Para pemilik warung dan toko yang kedapatan menjual miras tanpa izin langsung diberikan sanksi dan peringatan oleh pihak kepolisian.

“Kami akan terus melakukan razia secara rutin, terutama menjelang pelantikan Bupati, agar tidak ada hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Kasi Humas Polres Grobogan.

Selain itu, Polres Grobogan juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran miras ilegal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Kami juga berharap masyarakat dapat mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dengan tidak mengonsumsi atau menjual miras ilegal,” kata AKP Danang Esanto.

Polres Grobogan memastikan bahwa seluruh rangkaian tahapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati tersebut akan dijaga dengan ketat agar berjalan aman dan lancar. Razia miras merupakan bagian dari upaya menjaga agar pelantikan Bupati dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Polres Grobogan akan terus mengadakan razia serupa di berbagai titik lainnya menjelang pelantikan, dan mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum,” pungkas AKP Danang Esanto. (Red*Hendri)

Facebook Comments Box

Kontributor : HN

Editor : Sw

Sumber Berita : Humas Polres Grobogan

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru