Ikuti Sekolah Anti Korupsi se-Jawa Tengah, Begini Tanggapan Salah Satu Kepala Desa dari Grobogan 

Selasa, 29 April 2025 - 411 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Sekolah Anti Korupsi yang diikuti oleh 7.810 kepala desa se-Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Kota Semarang pada Selasa, (29/4/2025).

Program tersebut bertujuan membekali kepala desa dengan nilai-nilai integritas dalam tata kelola pemerintahan desa. Kepala Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Eko Setyawan, menyambut baik kegiatan yang menurut dirinya sebagai langkah strategis dalam pencegahan korupsi sejak dari tingkat desa.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membuka wawasan kami sebagai pemimpin di tingkat desa. Kami perlu terus diingatkan bahwa dana desa adalah amanah rakyat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” ujar Eko Setyawan ketika dihubungi melalui via whatsapp usai mengikuti sesi pemaparan dari KPK.

Eko Setyawan menambahkan dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan nilai-nilai :

1. IDOLA (Integritas, Dedikasi, Objektif, Loyal, dan Adil).

2. Kemudian harus bisa menjadi GATOT KACA (Gerak Cepat, Totalitas, Kreatif, Adaptif, Cerdas, Amanah).*

3. Serta MESRA (Melayani, Empati, Sepenuh hati, Ramah, dan Antusias) sebagai pedoman etika kerja kepala desa.

Eko Setyawan berharap, program seperti ini terus berlanjut agar kepala desa tidak hanya cakap secara administratif, tapi juga kuat secara moral dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan pemerintahan desa.

“Dengan bekal seperti ini, kami bisa menjadi pemimpin yang tidak hanya melayani, tetapi juga menjadi teladan antikorupsi di masyarakat,” tambahnya.

Program yang menjadi bagian dari kampanye “Ngopeni lan Ngkakoni Desa Tanpo Korupsi” tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan nasional dalam mewujudkan desa yang bersih, berintegritas, dan berdaya.

(CNI/Hendri)

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru