CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Perkembangan issue tentang dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan Balaidesa Jeketro Kecamatam Gubug Kabupaten Grobogan, mulai mendapat tanggapan dari pemerintahan desa setempat.
Dari penyampaian salah satu Kepala Dusun (Kadus) di Desa Jeketro, menurutnya kabar angin yang beredar tersebut sama sekali tidaklah benar. Dirinya juga menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah desa belum mengeluarkan anggaran sepeserpun untuk proses pembangunan Balaidesa Jeketro.
“Sampai saat ini mas, Pemerintah Desa Jeketro belum pernah mengeluarkan anggaran untuk pembangunan Balaidesa ini, dan anggaran selama proses pembangunan ini semua ditalangi sama pak Kades,” ucap salah satu Kadus. Rabu (10/09/2025).

Masih belum diketahui pasti alasan pemerintah Desa Jeketro belum mengeluarkan anggaran, dan lebih memilih menggunakan dana talangan yang bersumber dari Kepala Desa. Sebagian publik menilai alternatif tersebut sangat rawan dengan tindakan Mark-up (penggelembungan anggaran).
Meski telah ada tanggapan dari pihak pemerintah desa, namun hingga saat ini Kepala Desa Jeketro sebagai pucuk pimpinan pemerintahan desa setempat, masih enggan memberikan klarifikasi melalui keterangan resminya.
Hingga berita ini diterbitkan masih banyak pihak yang harus dikonfirmasi untuk keberimbangan berita ini. (**)
Kontributor : NN
Editor : Tim
Sumber Berita : Liputan
















