Ketua AJOI Lingga Soroti Dugaan Pengangkutan Pasir Timah Ilegal dari Singkep Barat.

Rabu, 3 Juni 2026 - 37 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBER NEWS INDONESIA , Lingga – Ketua DPC Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga, Zulkarnain, menyoroti adanya dugaan aktivitas pengangkutan pasir timah dalam jumlah besar yang diduga berasal dari wilayah Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, puluhan ton pasir timah diduga diangkut menggunakan kapal pukat trawl dari kawasan Air Mas, Singkep Barat. Muatan tersebut kemudian dikabarkan dipindahkan ke kapal lain di sekitar perairan Pulau Pandan sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

Menanggapi informasi tersebut, Zulkarnain meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Kami meminta pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Apakah aktivitas tersebut memiliki izin resmi dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau tidak, tentu harus dapat dijelaskan secara transparan,” ujar Zulkarnain kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dugaan pengangkutan pasir timah dalam jumlah besar tersebut merupakan persoalan serius yang tidak boleh diabaikan. Pasalnya, komoditas timah merupakan sumber daya mineral strategis yang pengelolaannya diatur secara ketat oleh negara, sehingga setiap aktivitas penambangan maupun pengangkutannya wajib memenuhi aspek legalitas dan pengawasan pemerintah.

Zulkarnain mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran awal dan berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada sejumlah pihak yang dianggap mengetahui aktivitas di lapangan.

“Dari hasil komunikasi yang kami lakukan dengan Humas Ormas PETIR, mereka menyampaikan tidak mengetahui sama sekali adanya aktivitas pengangkutan pasir timah sebagaimana informasi yang saat ini beredar,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dugaan pengiriman pasir timah dari wilayah Singkep Barat bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, aktivitas serupa diduga telah berlangsung berulang kali dalam beberapa waktu terakhir.

“Informasi yang kami dapatkan menyebutkan bahwa keberangkatan seperti ini bukan yang pertama kali. Dugaan aktivitas serupa disebut sudah berulang kali terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, Zulkarnain juga mengaku menerima informasi mengenai adanya sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas penampungan maupun perdagangan pasir timah tersebut.

“Ada informasi yang kami terima terkait dugaan keterlibatan sejumlah pelaku usaha atau penadah. Informasi yang berkembang menyebutkan terdapat sekitar lima oknum pelaku yang beroperasi di wilayah Pulau Dabo. Namun informasi ini tentu perlu dibuktikan melalui penyelidikan aparat yang berwenang,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai legalitas aktivitas pengangkutan pasir timah yang dimaksud, termasuk asal-usul material dan tujuan pengirimannya.

Atas kondisi tersebut, Zulkarnain berharap aparat kepolisian, instansi pengawasan sektor pertambangan, serta pihak terkait lainnya dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami berharap fakta yang sebenarnya dapat segera terungkap. Jika memang aktivitas tersebut memiliki izin dan sesuai aturan, maka harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh keterangan resmi dan menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Facebook Comments Box

Kontributor : Awalludin

Editor : TIM

Sumber Berita : DPC Ajoi Lingga

Berita Terkait

Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Melaut
Babinsa Koramil 05/Daik Bantu Warga Renovasi Rumah di Desa Sungai Besar, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat
Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga
Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai
Ramadhan 1447 H, Humas Polres Lingga Hadir Berbagi untuk Sesama
Propam Polres Lingga Tegakkan Disiplin Personel Dukung Operasi Keselamatan 2026
Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Selayar Dibuka, Pembangunan Jalan Empat Desa Jadi Prioritas.
SPBN Selayar Digadang Jadi Solusi BBM, Tak Semua Perwakilan Nelayan Dilibatkan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:17

Ketua AJOI Lingga Soroti Dugaan Pengangkutan Pasir Timah Ilegal dari Singkep Barat.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:05

Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Melaut

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:57

Babinsa Koramil 05/Daik Bantu Warga Renovasi Rumah di Desa Sungai Besar, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga

Rabu, 22 April 2026 - 17:41

Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai

Berita Terbaru