Keluarga Ali Mursid Berharap Besar Kepada Wapres Gibran, Kebenaran Dapat Terungkap

Sabtu, 15 November 2025 - 226 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Setelah penantian panjang, Burita Yulianti, pihak Ali Mursid akhirnya mendapatkan kesempatan berharga untuk mengungkap kebenaran perkaranya langsung di hadapan Wakil Presiden (Wapres). Momen ini disambut dengan penuh rasa syukur dan harapan besar dari keluarga serta para pendukungnya yang sejak awal memperjuangkan keadilan atas kasus yang menimpa Ali Mursid.

Pertemuan tersebut disebut menjadi langkah penting dalam upaya klarifikasi dan transparansi terkait perkara yang selama ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Dengan hadirnya Wapres, diharapkan persoalan ini dapat ditinjau secara objektif dan menyeluruh.

Pihak Ali Mursid menegaskan bahwa kesempatan ini akan dimanfaatkan untuk menyampaikan seluruh fakta dan bukti yang selama ini belum tersampaikan secara utuh. Mereka berharap, dengan penjelasan langsung di hadapan Wapres, kebenaran dapat terungkap dan keadilan benar-benar ditegakkan.

“Ini bukan hanya perjuangan untuk nama baik Ali Mursid, tapi juga untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi semua pihak,” ujar Burita, salah satu perwakilan keluarga. Jumat (14/11/2025).

Langkah ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan yang berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan prinsip keadilan.

Penuturan Burita Yulianti Saat Dirinya Diundang Birowassidik Mabes Polri Saat Gelar Perkara Khusus

Dalam penuturannya, Burita mewakili Ali Mursid yang saat itu mendapat undangan gelar perkara khusus di Mabes Polri, mengatakan, ada dugaan “main mata” dari pihak tersangka dengan oknum sjw, saat berlangsungnya gelar perkara khusus. Yang membuat tanda tanya Burita, ada nama Spr. Dikatakan, Spr tidak mendapat undangan namun berada di ruangan gelar perkara.

“Dia ini bukan siapa-siapa, dia gak diundang kok bisa masuk seenaknya dan seperti memperlihatkan power dihadapan saya, dan lebih anehnya pihak tersangka sudah terlihat akrab dengan Sjw, sampai-sampai Sjw mencarikan kursi untuk Spr,” tuturnya. Jumat (14/11/2025).

Menurut Burita, Spr tidak ada kaitannya dengan gelar perkara khusus, tetapi diperbolehkan masuk.

“Legalitas Spr ini apa, patut dipertanyakan dan pasti menyalahi aturan, orang yang tidak berperkara kok bisa ikut dalam gelar khusus, padahal di surat menghadirkan tersangka dan pelapor berikut lawyer, apabila ada lawyer,” imbuhnya.

Yang lebih anehnya, lanjut kata Burita, saat gelar perkara berlangsung, Sjw dinilai tidak fokus.

“Sjw malah telponan, nerima telpon, gak fokus banget, dan tidak menghargai kami sebagai yang diundang. Intinya Sjw ini kelihatan tidak profesional dalam menangani gelar perkara khusus,” pungkasnya. (**)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Portaljateng

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tabrak Orang Hingga Tewas Saat Berkendara, Kades Kemloko-Godong Berpeluang Menjadi Tersangka 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru