Program Gerakan Pangan Murah di Grobogan Belum Capai Hasil Maksimal, Ini Penyebabnya 

Kamis, 4 September 2025 - 223 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan melalui semua Pemerintah Desa se- Kabupaten Grobogan, adakan kegiatan jual sembako murah pada Kamis (04/09/2025).

Kegiatan tersebut dikemas dalam “GERAKAN PANGAN MURAH” yang merupakan program dari pemerintah pusat melalui kementerian dalam negeri.

Meski disambut baik oleh warga, namun program yang bertujuan untuk meringankan beban warga tersebut belum mencapai hasil yang maksimal di beberapa desa di Kabupaten Grobogan.

Panitia saat melayani pembeli. (Ft.wr)

Khusus di Kecamatan Godong, harga dari komoditas yang disediakan seperti beras, minyak goreng, dan gula belum mampu bersaing dengan harga ketiganya di pedagang kampung. Seperti yang terjadi di Desa Anggaswangi, dengan harga beras Rp. 57.500/5kg hanya mampu terjual 10% dari total yang disediakan. Untuk komoditas minyak masih mendingan diminati warga ketimbang komoditas gula pasir yang hanya rata-rata terjual 50%.

Kurangnya pembeli dalam program Gerakan Pangan Murah khusus di wilayah Kecamatan Godong, disebabkan oleh harga yang belum mampu bersaing dengan harga pedagang kampung, serta wilayah Kecamatan Godong merupakan wilayah swasembada padi untuk Kabupaten Grobogan.

Melihat hasil tersebut, Sukoco Kepala Desa Anggaswangi menyarankan, program tersebut dapat diprioritaskan untuk wilayah yang bukan menjadi swasembada pangan untuk Kabupaten Grobogan.

“Program ini sangat bagus, tapi karena harga yang belum mampu bersaing maka wajar kalau hasilnya belum maksimal. Dan juga untuk wilayah Godong inikan salah satu penghasil padi terbesar di Grobogan, jadi kalau berasnya sepi pembeli ya wajarlah,” ujar Sukoco.

Dari program Gerakan Pangan Murah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan mematok harga beras Rp. 57.500/5kg, Gula Rp. 17.500/kg, minyak goreng Rp. 15.500/liter. (CNI)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru