Dugaan Korupsi Dana Desa di Kuala Tolak, Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Senin, 5 Mei 2025 - 420 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || KETAPANG – Sejumlah dugaan penyelewengan dalam pengelolaan Dana Desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) mencuat di Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Masyarakat setempat yang peduli terhadap transparansi dan keadilan telah mengajukan pengaduan resmi kepada Inspektorat Kabupaten Ketapang.

Dalam pengaduan tersebut, terungkap sedikitnya delapan poin indikasi pelanggaran serius, mulai dari pemotongan dana bantuan, manipulasi data penerima, pembangunan tidak sesuai tahun anggaran, hingga dugaan ijazah kepala desa yang tidak sah. Masyarakat menyebut dugaan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan hak-hak warga.

Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam laporan tersebut meliputi:

Pemotongan BLT-DD yang seharusnya diterima secara utuh oleh penerima manfaat.

Penambahan jumlah penerima bantuan tanpa dasar yang jelas, memunculkan dugaan adanya data fiktif. Pembangunan infrastruktur desa yang dicatat dalam tahun anggaran berbeda dari pelaksanaan riilnya.

Harga pengadaan barang (seperti tandon air) yang diduga dimark-up dari harga pasaran. Ketiadaan SPJ tahun anggaran 2020–2021 dan tidak adanya transparansi pengelolaan Bumdes.

Pembongkaran tribun lapangan bola di Dusun 4 yang dibangun pada tahun 2020/2021, dilakukan oleh kepala desa saat ini tanpa penjelasan tujuan yang jelas. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat, mengingat pembangunan tribun tersebut menggunakan dana desa.

Pengaduan ini disertai dengan dokumen pendukung seperti RAB, SK penerima BLT, dan bukti berita daring yang telah menyoroti ketimpangan pengelolaan dana desa tersebut.

Masyarakat berharap agar Inspektorat Ketapang maupun lembaga penegak hukum lainnya segera melakukan audit investigatif terhadap laporan tersebut. Mereka menuntut agar pelanggaran yang terbukti ditindak sesuai hukum yang berlaku, demi mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

“ Yang kami perjuangkan adalah keadilan dan keterbukaan. Dana desa adalah hak masyarakat, bukan untuk disalahgunakan,” tegas salah satu tokoh masyarakat yang terlibat dalam pengajuan laporan.

Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak desa maupun pemerintah kabupaten. Namun tekanan publik dipastikan akan terus menguat seiring berkembangnya isu ini di tengah masyarakat.

(Red/CNI)

Facebook Comments Box

Kontributor : Rusli

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti
Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati
Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga
DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 
Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata
Rumah Hukum Indonesia Jalin Silaturahmi dan Sinergi Penegakan Hukum Bersama Polres Ketapang
Kepala Dapur MBG Kabur, 20 Siswa SD 12 Benua Kayong Tumbang Keracunan Massal
Sebagai Penerus Cita-cita Bangsa, 600 Generasi Muda Kendawangan Asah Kemampuan Kepemimpinan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:30

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:52

Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:44

Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga

Senin, 10 November 2025 - 22:50

DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 

Kamis, 6 November 2025 - 06:16

Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru