Suporter Persipur Rusuh, RS YAKKUM Purwodadi Jadi Sasaran

Kamis, 6 Februari 2025 - 536 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Aksi kerusuhan tawuran antarsuporter ini tidak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi juga meluas hingga ke luar area stadion. Bahkan para suporter terlibat baku hantam dan saling lempar didepan kawasan RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi."


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN Kericuhan antar suporter Persipur Purwodadi pecah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kerusuhan terjadi sesama suporter pendukung Persipur Purwodadi sesaat melawan Persebi Boyolali di Stadion Krida Bakti Purwodadi pada Rabu, (5/02/2025).

Akibat dari kerusuhan antar sesama suporter, pertandingan terpaksa dihentikan pada menit 88 dengan skor 1-3 atas kemenangan Persebi Boyolali.

Aksi kerusuhan tawuran antarsuporter ini tidak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi juga meluas hingga ke luar area stadion. Bahkan para suporter terlibat baku hantam dan saling lempar didepan kawasan RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

Kerusuhan bahkan berlanjut sampai ke dalam ruang perawatan, yang menyebabkan pasien dan keluarganya panik. Sejumlah fasilitas rumah sakit, termasuk kaca depan IGD pecah mengalami kerusakan akibat insiden ini.

Polres Grobogan pun merespons dan bergerak cepat datang ke lokasi untuk meredam tawuran, dengan mengamankan puluhan pemuda yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

FOTO : Para suporter yang terlibat kerusuhan diamankan Polres Grobogan (Dok. Ist)

Menyikapi insiden tersebut Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono menyatakan, kami dari kepolisian bertindak cepat dengan mengamankan 10 suporter yang diduga terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di pertandingan hingga merembet ke luar stadion.

“Polres Grobogan bertindak cepat dengan mengamankan suporter yang diduga terlibat dan kami lakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kerusuhan ini,” ucap Kapolres.

FOTO : Para suporter yang terlibat kerusuhan dibawa ke Mapolres Grobogan (Dok. Ist)

Sementara Manager Persipur, Kukuh Prasetyo Rusady mengatakan pihaknya siap menerika sanksi akibat kericuhan dan kerusuhan yang ditimbulkan oleh ulah suporter.

“Dengan kekalahan Persipur Purwodadi ini dipastikan tidak masuk 8 besar dan menunggu sanksi dari Asprov PSSI Jawa Tengah,” kata Kukuh. (CNI / Hendri)

Facebook Comments Box

Kontributor : HN

Editor : TIM

Sumber Berita : LIPUTAN

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta
Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari
Mohammad Kafka Nafisha Harumkan Jombang, Raih Podium Tiga di Majapahit Run 2026
Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa
Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:03

Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:36

Salah Kirim, BBM untuk SPBU Kuwu Justru Turun di SPBU Wirosari, Stok di Kuwu Kosong 2 Hari

Senin, 6 Juli 2026 - 02:10

Mohammad Kafka Nafisha Harumkan Jombang, Raih Podium Tiga di Majapahit Run 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23

Bukannya Dikembangkan, Bantuan 9 Ekor Sapi di Desa Kalangbancar Diduga Dijual Tanpa Sisa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Berita Terbaru