Wujudkan Pengelolaan Hutan Lestari, Perhutani Gelar Sosialisasi Bahan Berbahaya dan Beracun di Lapangan  

Jumat, 10 Oktober 2025 - 244 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN -Sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan keselamatan kerja di lapangan, Perum Perhutani melalui BKPH Pojok, KPH Purwodadi melaksanakan sosialisasi penggunaan bahan beracun dan berbahaya (B3) kepada masyarakat hutan di wilayah kerja RPH Tlogomanik, Kamis (09/10/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh LMDH Godan Wana Lestari, Kelompok Tani Hutan (KTH), serta para pesanggem pengelola lahan hutan di petak 34f RPH Tlogomanik, ini bertujuan memberikan pemahaman tentang penggunaan bahan kimia secara aman agar tidak berdampak negatif terhadap ekosistem hutan.

Dalam arahannya, Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Asper / Kepala BKPH Pojok, Bambang Riyantono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Perhutani dalam memastikan setiap kegiatan kehutanan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Kami ingin seluruh masyarakat hutan memahami bahwa penggunaan bahan kimia di lapangan tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap tanah, air, dan kesehatan manusia. Karena itu, pengetahuan tentang B3 menjadi hal yang wajib diketahui bersama,” jelasnya.

Foto bersama setelah sosialisasi. (Komp-PHT/Pwd/Aris)

Ia menambahkan, Perhutani terus berupaya menanamkan prinsip green operation dalam setiap kegiatan, di mana produktivitas dan keberlanjutan harus berjalan seimbang.

“Hutan bukan hanya sumber ekonom dan sosial, tapi juga sumber kehidupan. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama,” imbuhnya.

Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Sutadi, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan Perhutani.

“Kami merasa mendapat pengetahuan baru yang sangat penting. Petani hutan sering kali hanya mengikuti kebiasaan, tanpa memahami risikonya. Dengan sosialisasi ini, kami lebih paham cara menyimpan, mencampur, dan membuang bahan kimia secara benar,” ujarnya.

Salah satu peserta kegiatan, Sutarmini, turut menyampaikan kesan positifnya.

“Dulu kami pikir yang penting hasilnya bagus, hama mati. Tapi sekarang kami sadar, cara penggunaan juga harus benar supaya lingkungan tidak rusak. Ini membuka wawasan kami,” katanya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat hutan mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas masyarakat desa hutan agar mampu berperan aktif dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas hutan dan kelestarian lingkungan.

Perhutani berkomitmen menjadikan setiap kegiatan lapangan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang selamat, bersih, dan berwawasan lingkungan demi tercapainya hutan lestari untuk generasi mendatang. (**)

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Komp-PHT/Pwd/Aris

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru