CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN -Dalam rangka memperkuat pengetahuan generasi muda tentang pengelolaan hutan produksi secara lestari, Pramuka Saka Wanabakti Kwartir Cabang Grobogan binaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi mengikuti kegiatan pengenalan tanaman agroforestry buah-buahan yang dilaksanakan di Petak Unit Bisnis (PUB) 75A seluas 2,4 hektare, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendang Pakelan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo pada Sabtu, (21/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 11 anggota Pramuka Saka Wanabakti dan merupakan bagian dari pendidikan kejuruan kehutanan, khususnya dalam bidang budidaya tanaman buah-buahan bernilai ekonomi tinggi. Dalam kegiatan ini, para peserta diperkenalkan langsung dengan teknik pemeliharaan tanaman jambu kristal dan alpukat, dua komoditas unggulan yang ditanam di Petak Unit Bisnis sebagai bagian dari sistem agroforestry Perhutani.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Asisten Perhutani (Asper)/Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata integrasi antara program pembinaan generasi muda melalui gerakan Pramuka dan implementasi pengelolaan hutan berbasis produktivitas dan keberlanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota Saka Wanabakti tidak hanya mengenal hutan sebagai kawasan konservasi, tapi juga memahami potensi usaha produktif melalui tanaman buah-buahan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi kawasan. Ini adalah bagian dari pendidikan lapangan yang akan membentuk karakter dan wawasan kewirausahaan kehutanan,” ujar Susilo.

Materi pelatihan disampaikan oleh KRPH Sendang Pakelan, Hero Prasetyo, yang juga merupakan Instruktur Saka Wanabakti. Ia memberikan penjelasan langsung di lapangan mengenai teknik pemangkasan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jambu kristal dan alpukat.
“Kami sengaja menyampaikan materi secara praktik langsung agar lebih mudah dipahami dan diterapkan. Dengan kegiatan ini, kami ingin membangkitkan ketertarikan adik-adik pada bidang kehutanan produktif, khususnya agroforestry yang menjadi bagian penting dari pengelolaan hutan saat ini,” terang Hero.
Ketua Dewan Saka Wanabakti, Leo Sadani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan belajar langsung yang diberikan oleh Perhutani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Purwodadi atas kesempatan yang sangat berharga ini. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan baru bagi adik-adik kami, tetapi juga memberikan wawasan nyata tentang bagaimana hutan dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan,” ungkap Leo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam membangun sinergi pendidikan lingkungan hidup bersama Gerakan Pramuka, sekaligus mengenalkan konsep usaha kehutanan yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelestarian hutan. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin dan terstruktur ke depannya. (CNI/Red)
Kontributor : NN
Editor : Tim
Sumber Berita : Komp-PHT/Pwd/Aris
















