Perhutani dan CDK Wilayah I Jateng Bahas Solusi Banjir di Kabupaten Grobogan 

Rabu, 21 Mei 2025 - 363 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Permasalahan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, Perhutani bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi lintas instansi pada Rabu,  (21/5/2025).

Rapat yang diadakan di ruang rapat Kantor Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih tersebut, dihadiri oleh jajaran Perhutani dari KPH Purwodadi, Semarang, Randublatung, Gundih, Telawa, dan Blora, serta Kepal CDK Wilayah I dannya. Diskusi berjalan interaktif, membahas penyebab, dampak, serta langkah-langkah lintas sektor untuk mengatasi dan mencegah banjir ke depan.

Photo: suasana setelah rapat

Dalam rapat  seluruh peserta menyetujui bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif. Beberapa penyebab banjir yang diidentifikasi antara lain kemampuan serapan air pada lintasan air mengalir termasuk kondisi sungai,tutupan lahan, intensifnya penggunaan lahan yang sesuai fungsinya, curah hujan yang besar, kondisi daerah aliran sungai (DAS) yang perlu ditingkatkan dan perilaku masyarakat yang kurang mencintai lingkungan. Dampaknya saat curah hujan tinggi saluran lintasan air tidak dapat menampung , jebol atau meluap sehingga menyebabkan banjir di wilayah hilir.

Photo: sesi foto bersama setelah rapat

Kepala CDK wilayah I Jawa Tengah, Susilo Margono, S.Hut., M.Ling, menyampaikan persoalan banjir tidak bisa ditangani oleh satu pihak. Menurutnya banjir harus ditangani secara kerja sama dengan lintas sektor.

“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kami mendorong kerja sama lintas sektor yang berbasis data agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat dan berdampak,” katanya.

Hal senada diungkapkan Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Ir. Untoro Tri Kurniawan, S.Hut., MM. yang menyatakan bahwa Perhutani sangat mendukung langkah kolaboratif guna mengatasi tantangan banjir ini. Beberapa langkah itu diantaranya mengidentifikasi titik – titik lokasi yang perlu dinormalisasi , baik tutupan lahan, saluran air dan perbaikan tata kelola lahan yang baik serta mewujudkan kolaboratif penanganan sesuai tupoksi masing – masing instansi.

Hasil pertemuan tersebut menyepakati perlunya koordinasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Grobogan, CDK, Perhutani, UPT Kementerian Kehutanan, aparat penegak hukum dan instansi yang terkait masalah pencegahan dan penanggulangan banjir. Pemda diharapkan sebagai leading sektor agar segera membentuk tim teknis lintas sektoral yang mampu menyusun perencanaan, penguatan kelembagaan, berbagi peran, normalisasi aliran air, perbaikan lingkungan di wiilayah hulu, Kebijakan pemerintah serta solusi penyelesaian jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal dalam penanggulangan banjir serta upaya menjaga keberlanjutan hutan dan keseimbangan ekosistem di wilayah Grobogan dan sekitarnya.

( CNI/Red )

Facebook Comments Box

Kontributor : Hendri

Editor : Tim

Sumber Berita : Humas Perhutani

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru