Puisi ” Negeri Bokong ” Turut Mewarnai Aksi Solidaritas Aktifis Grobogan untuk Demo di Pati

Rabu, 13 Agustus 2025 - 454 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN Sejumlah aktifis di Kabupaten Grobogan menggelar aksi solidaritas atau empati terhadap demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan warga Kabupaten Pati pada Rabu, (13/08/2025).

Aksi tersebut diharapkan menjadi cerminan bagi pemerintah Kabupaten Grobogan agar tidak membuat kebijakan yang kontra dengan masyarakat seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Pati.
Mengunakan lokasi Patung Kuda Segitiga Emas di kota Purwodadi, beberapa aktifis berorasi dengan menggunakan caranya masing-masing. Ada yang berpidato dan juga ada yang menyampaikan aspirasinya melalui bacaan puisi.

Foto : Aksi Jumadi saat bacakan puisi. (Dok.ist)

Dalam aksi solidaritas tersebut yang mampu mecuri perhatian khusus adalah saat pembacaan puisi oleh seniman lokal yang bernama Jumadi. Puisi yang diberi judul ” Negeri Bokong” serasa menjadi peringatan bagi penguasa di negeri ini agar tidak semena-mena membuat kebijakan.
Menurut Jumadi menyampaikan aspirasi melalui puisi dianggap lebih fleksibel.

” Saya memilih puisi sebagai penyampai aspirasi adalah karena puisi itu fleksibel. Mengkritisi secara tidak langsung sehingga orang yang dikritik tidak sakit hati, sedangkan pesan yang disampaikan akan mengena, ” ujar Jumadi.

Dalam aksi solidaritas kali ini Jumadi membacakan dua judul puisi yakni ” Negeri Bokong ” dan ” Carut Marut ” yang keduanya adalah karya dari dirinya sendiri.
Selain membaca puisi, dalam aksi juga diisi dengan membagikan bendera Merah Putih ke warga yang melintas sebagai simbol menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke- 80 yang dilakukan oleh beberapa personil kepolisian Polres Grobogan. Koordinator aksi solidaritas sangat berterimakasih kepada jajaran Polres Grobogan yang memberikan pengamanan saat aksi solidaritas digelar.

Foto: salah satu anggota Satlantas Polres Grobogan berikan bendera ke pengendara. (Dok.ist)

” Kami tentunya sangat berterimakasih kepada kepolisian Polres Grobogan yang memberikan pengamanan dari mulai aksi hingga selesai, dan Alhamdulillah hari ini semua diberi kelancaran, ” ungkap Teguh.

Demo besar-besaran yang terjadi di Kabupaten Pati merupakan wujud nyata kekuasaan dalam pemerintahan akan kembali kepada masyarakat. (CNI/Red)

NEGERI BOKONG 

Bila kita mengamati dan menelaah sejarah, 

bahwa membokong atau menikam musuh dari belakang 

merupakan salah satu teknik perang 

yang biasa digunakan mereka. 

Jika diamati, 

bahwa teknik membokong 

dalam memenangkan pertempuran ini 

biasanya dilakukan ketika lawan yang dihadapi lebih besar. 

Dia yang membokong dalam posisi lebih lemah 

dan atau dalam keadaan terjepit. 

Sekarang sang raja membokong OMKA 

untuk melicinkan letak bokong anaknya, 

membokong rakyat dengan iming-iming paksa Tape Ra, 

membokong negara dengan dalih IKi Nok.

Mas mendik membokong pendidikan dengan kurma yang legit menggigit, alih alih membuat generasi emas, 

justru jadi kuningan yang timbul tenggelam 

diseret aliran sungai.

Tempat bokong-bokong di Senayan diperebutkan 

dengan membokong rakyat setiap lima putaran massa 

menggunakan sembako yang tak seberapa. 

Setelah itu janji-janji yang terucap hanya isapan bokong belaka.

 

Fakir miskin dan bokong telantar 

katanya dipelihara oleh negara, 

tapi nyatanya banyak anak yang bokongnya keriput menahan lapar, 

karena sudah tiga hari tidak merasakan enaknya isi bokong piring, 

walau tuk sekedar menyambung hidupnya.

 

Lalu rakyat membokong siapa, 

yang ada hanya kardus kardus bekas bokong 

yang cuma dipakai untuk mendudukkan bokongnya 

sambil garuk-garuk bokong terjangkit virus ketidakadilan.

 

Oh negeri bokong..

Sampai kapan bokong membokong ini akan berakhir, 

atau Tuhan pun akan dibokongi juga. 

Karena koruptor sudah meletakkan bokongnya 

di tempat bokong yang empuk tak menghiraukan lagi Tuhannya.

 

Purwodadi, 13 Agustus 2025

Facebook Comments Box

Kontributor : NN

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan
Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati
BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik
Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah
Bukan Untuk Berpolitik dan Berafiliasi ke Partai, Ini Tujuan Berdirinya PKDI di Grobogan
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri BPR BKK Purwodadi
Tim Pasopati Demak Berbagi Takjil, Eko HK : Kami Hanya Ingin Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

Kades Bangsri Temukan Ranjau Bekas Penjajah Belanda Saat Nyangkul, Dipastikan Tidak Aktif

Selasa, 21 April 2026 - 08:00

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan

Kamis, 16 April 2026 - 14:36

Hadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Kelompok Tani Hutan Begini Pesan Kapolsek Kedungjati

Kamis, 9 April 2026 - 19:19

BUMDes Ajisaka Desa Jono Berhasil Budidaya Melon Premium Secara Organik

Senin, 16 Maret 2026 - 01:16

Ngeri…! Korban Pengisian Perangkat di Desa Kandangrejo-Klambu Mulai Berani Berteriak, Ada Yang Diminta 310 Juta Rupiah

Berita Terbaru