CYBERNEWSIND | JOMBANG – Upaya meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan di Kabupaten Jombang. Salah satunya melalui kegiatan Diseminasi Pembelajaran dan Penilaian yang diselenggarakan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang di Aula 1 Disdikbud, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Wor Windari, dan diikuti oleh perwakilan dari 20 satuan pendidikan terpilih. Diseminasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sekolah dalam menerapkan pembelajaran yang lebih efektif melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), sekaligus memperkuat sistem penilaian yang mampu menggambarkan perkembangan kompetensi peserta didik secara utuh.
Dalam sambutannya, Wor Windari menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini membutuhkan perubahan cara pandang terhadap proses belajar mengajar. Menurutnya, pembelajaran tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi atau pencapaian nilai akademik, melainkan harus mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta karakter peserta didik.
Ia menjelaskan, konsep pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang menempatkan murid sebagai pusat pembelajaran. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga menjadi fasilitator yang membantu peserta didik memahami, menganalisis, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
“Kami berharap seluruh satuan pendidikan memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep pembelajaran mendalam. Selanjutnya, satuan pendidikan dapat mengimplementasikan dan mengembangkan pendekatan tersebut sesuai dengan kebutuhan murid, serta mengimbaskan praktik baik kepada satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Jombang,” ujar Wor Windari.
Menurutnya, keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum yang diterapkan, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, BBPMP Provinsi Jawa Timur menghadirkan dua narasumber, yakni Atik Manfaatin dan Dina Fitrohtur Rohmah. Keduanya memberikan materi mengenai implementasi pembelajaran dan penilaian yang selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam, mulai dari perencanaan pembelajaran, strategi pelaksanaan di kelas, hingga teknik penilaian yang mampu mengukur kompetensi siswa secara komprehensif.
Peserta juga memperoleh berbagai contoh praktik baik yang telah diterapkan di sejumlah sekolah sebagai referensi dalam mengembangkan inovasi pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, para guru diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran sekaligus memperoleh solusi langsung dari narasumber.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai penerapan deep learning, penyusunan asesmen yang lebih bermakna, hingga strategi meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Diseminasi ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara BBPMP Provinsi Jawa Timur, Disdikbud Kabupaten Jombang, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan para guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai kebijakan dan inovasi pendidikan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan.
Lebih dari sekadar kegiatan berbagi materi, diseminasi ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Jombang. Setiap peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menularkan praktik-praktik baik kepada sekolah lain, sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti pada peserta yang hadir saja.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, implementasi pembelajaran mendalam diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, kualitas proses belajar mengajar di Kabupaten Jombang akan semakin meningkat dan mampu menghasilkan generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berkarakter, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Komitmen tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jombang bersama BBPMP Provinsi Jawa Timur dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Transformasi pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui perubahan kebijakan, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi guru sebagai ujung tombak pembelajaran di ruang kelas. (*) (BRT)
















