CYBERNEWSIND | JOMBANG – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri Tahun 2026 di Kabupaten Jombang resmi berakhir setelah tahap pemenuhan kuota selesai dilaksanakan. Sebanyak 289 siswa dinyatakan diterima pada tahap terakhir tersebut untuk mengisi kursi yang masih kosong di sejumlah SMA Negeri.
Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas, menjelaskan bahwa tahap pemenuhan kuota merupakan kesempatan terakhir bagi calon peserta didik yang sebelumnya belum diterima pada tahapan SPMB. Kuota yang tersedia berasal dari sisa daya tampung maupun peserta yang tidak melakukan daftar ulang pada tahap sebelumnya.
“Pada jalur akademik, apabila ada peserta yang tidak melakukan daftar ulang, maka sistem secara otomatis akan menggeser peringkat berikutnya untuk mengisi kursi yang kosong,” ujar Nur Anas.
Berdasarkan data SPMB 2026, sebanyak 289 peserta diterima dan tersebar di 10 SMA Negeri di Kabupaten Jombang. Rinciannya meliputi SMAN Kabuh sebanyak 68 siswa, SMAN Jogoroto 66 siswa, SMAN Bandarkedungmulyo 43 siswa, SMAN Bareng 40 siswa, SMAN Ploso 28 siswa, SMAN Kesamben 27 siswa, SMAN Mojoagung 10 siswa, SMAN Plandaan enam siswa, serta masing-masing satu siswa diterima di SMAN 1 Jombang dan SMAN Ngoro.
Sementara itu, SMAN 2 Jombang dan SMAN 3 Jombang tidak membuka tahap pemenuhan kuota karena seluruh daya tampung telah terpenuhi sejak tahapan sebelumnya.
Nur Anas menambahkan, pihak sekolah turut menghubungi calon peserta didik yang dinyatakan lolos agar segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Peserta yang tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu pukul 16.00 WIB pada hari pengumuman otomatis dinyatakan gugur.
“Peserta yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal dianggap mengundurkan diri dan status kelulusannya langsung gugur,” tegasnya.
Tahap pemenuhan kuota diumumkan pada 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB. Peserta yang lolos dapat mencetak bukti penerimaan secara daring dan melakukan daftar ulang di sekolah tujuan pada hari yang sama.
Dengan selesainya tahapan tersebut, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang memastikan proses SPMB Tahun 2026 telah resmi ditutup. Tidak akan ada lagi pembukaan pendaftaran secara manual maupun offline untuk mengisi kursi yang tersisa.
“Pendaftaran sudah selesai. Setelah tahap pemenuhan kuota berakhir, tidak ada lagi penerimaan siswa baru secara offline,” pungkas Nur Anas.
















