Pedangang Tepi Laut Bantah Berikan Setoran Untuk Satpol PP, Ajo Dkk: Itu Fitnah

Rabu, 12 Februari 2025 - 262 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Cybernewsind, Tanjungpinang – Puluhan Pedagang Tepi Laut membantah terkait dengan tudingan bahwa pedagang telah memberikan setoran kepada Satpol PP agar diizinkan berjualan di Zona B Tepi Laut.

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Maladi bersama Puluhan Pedagang Tepi Laut guna menanggapi tudingan Oknum Warga yang sempat viral di Media Sosial Facebook.

“Kami menganggapi ada Kongkalikong (Persekongkolan) antara Satpol PP dan Pedangang di zona B itu tidak benar,” tegas Pria yang akrab disapa Ajo Maladi ini bersama puluhan Pedagang Tepi Laut, Rabu(12/2) malam.

Menurut mereka, Terkait dengan pungutan biaya uang Listrik yang dipungut kepada pedagang pihaknya menjelaskan hal tersebut guna membeli kebutuhan Token Listrik untuk para pedagang.

“Karena Listrik itu kami pakai sebagai penerangan. Tidak hanya itu, para pedagang Tepi Laut juga mengadakan pungutan kebersihan dan juga keamanan itu semua dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama,” ungkap Para Pedagang.

Menurut Para Pedagang Oknum tersebut telah menyebarkan berita Hoax di Media Sosial Facebook.

“Kami tidak ada yang namanya Pungli ataupun Pemaksaan dan kami tidak pernah memberikan uang dalam bentuk apapun ke Satpol PP,” ucap Para Pedagang.

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

Sebelumnya Oknum tersebut menulis di media sosial Facebook sebagai berikut Yth.
*Gubernur Kepulauan Riau*

Salam Takzim
Semoga Bapak dalam keadaan sehat dan dimudahkan segala urusan.

Sekedar mengabarkan Pak, hari ini, Satpol PP dengan segala kekuatan lengkapnya akan merazia pedagang2 yang berjualan di Zona A. Konon katanya Zona A tidak dibolehkan ada aktivitas berjualan.

Setahu kami, semua zona, baik Zona A dan B, dari awal memang tidak boleh ada aktibitas pedagang berjualan. Tapi kenapa seolah2 Satpol PP Provinsi, terutama Pak Anwar yang rutin turun ke lapangan tutup mata dengan keberadaan pedagang di zona B.
Apa karena pedagang Zona A tidak bayar listrik dan kebersihan? Sehingga tak ada duit samping yg beliau dapatkan? Karena informaai di lapangan, tiap lapak dipungut uang listrik rp. 5000/ lampu ditambah lagi uang kebersihan Rp.5000/ lapak.
Kalau memang karena duit listrik dan kebersihan, kami juga siap membayar duit tersebut.

Ironisnya lagi, sudah jelas lahan itu untuk tempat parkir, malah dijadikan lapak pedagang permainan.

Kami yakin dan percaya, Pak Gubernur tidak meng-iya-kan keberadaan pedagang2 di Zona A mahupun Zona B. Tapi malangnya, oknum di lapangan bermain mata dengan pedagang2 yg ada.

Sejatinya, kami mendukung semua kebijakan Bapak dengan mengedepankan asas keadilan.

Ttd
Roni – Kppi Onthel

(Robin) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua AJOI Lingga Soroti Dugaan Pengangkutan Pasir Timah Ilegal dari Singkep Barat.
Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Melaut
Babinsa Koramil 05/Daik Bantu Warga Renovasi Rumah di Desa Sungai Besar, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat
Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga
Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai
Perjuangan Seorang Ibu Yang dilarang Bertemu Anak Kandungnya
Suasana Haru dan Bangga Warnai Pelepasan Angkatan 47 SMA Negeri 2 Tanjungpinang
Kisah Tragis Mantan Karyawan Al Baik, Diduga Dana BPJS digelapkan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:17

Ketua AJOI Lingga Soroti Dugaan Pengangkutan Pasir Timah Ilegal dari Singkep Barat.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:05

Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Melaut

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:57

Babinsa Koramil 05/Daik Bantu Warga Renovasi Rumah di Desa Sungai Besar, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga

Rabu, 22 April 2026 - 17:41

Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai

Berita Terbaru