Masyarakat Desa Sukakarya Siap Terjun ke Komisi III RI Bersama ARUN

Minggu, 22 Juni 2025 - 440 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || GROBOGAN – Masyarakat Dusun Batu Menang, Desa Sukakarya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama organisasi Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) dalam rangka membahas persoalan agraria yang selama ini dirasakan masyarakat setempat.

FGD yang berlangsung sejak pukul 18.30 hingga 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ARUN Kabupaten Ketapang, Yakarias Irawan, M.P., dan didampingi oleh Ketua/Kordinator Desa ARUN Sukakarya, Salvinus Gudak. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat di salah satu rumah warga yang menjadi tuan rumah kegiatan.

Dalam FGD kali ini, masyarakat menyatakan akan memberikan kuasa penuh kepada ARUN untuk memperjuangkan hak mereka, dengan jumlah warga yang menyatakan dukungan mencapai kurang lebih 250 orang.

Andi (35 tahun), Kepala Dusun Batu Menang, menyampaikan harapannya agar persoalan agraria yang selama ini menimpa warga dapat diselesaikan secara adil. Ia menegaskan bahwa lahan-lahan yang berada di luar HGU (Hak Guna Usaha) milikh perusahaan PT. Sandika Nata Palma (SNP), yang merupakan anak perusahaan dari PT. Minamas, harus dipertanggungjawabkan kepada negara.

“Lahan-lahan yang ditanam perusahaan di luar HGU harus menjadi perhatian negara. Kami berharap penyelesaian yang adil dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Andi.

Senada dengan itu, Kunil (67 tahun), Kepala Adat, turut menyuarakan keresahan masyarakat adat. Ia meminta agar negara mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar hukum agraria.

“Kalau hak-hak kami tidak diberikan, kami mohon kepada negara untuk menghukum seadil-adilnya perusahaan yang menanam di luar HGU karena telah merugikan masyarakat dan negara,” ujar Kunil.

Ketua DPC ARUN Kabupaten Ketapang, Yakarias Irawan, memastikan bahwa ARUN siap mengakomodir seluruh aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Sukakarya. Ia menyatakan bahwa langkah hukum maupun politik akan ditempuh demi menegakkan keadilan.

“ARUN siap melakukan langkah-langkah kongkret untuk menyelesaikan permasalhan ini. FGD ini akan kami bawa hingga ke Komisi III DPR RI,” tegas Yakarias.

Kegiatan FGD kali ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat akar rumput mulai bersuara dan mengambil tindakan kolektif untuk mempertahankan hak atas tanah mereka. ARUN sebagai lembaga advokasi berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga tercapai keadilan yang diharapkan. (CNI/Red)

Facebook Comments Box

Kontributor : Rusli

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti
Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati
Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga
DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 
Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata
Rumah Hukum Indonesia Jalin Silaturahmi dan Sinergi Penegakan Hukum Bersama Polres Ketapang
Kepala Dapur MBG Kabur, 20 Siswa SD 12 Benua Kayong Tumbang Keracunan Massal
Sebagai Penerus Cita-cita Bangsa, 600 Generasi Muda Kendawangan Asah Kemampuan Kepemimpinan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:30

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:52

Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:44

Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga

Senin, 10 November 2025 - 22:50

DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 

Kamis, 6 November 2025 - 06:16

Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru