CYBERNEWSIND.COM, Lingga – Jum’at (18/04/2205) dikabarkan sejumlah perangkat desa di Kabupaten Lingga, termasuk para kepala desa, akan menggelar aksi unjuk rasa damai sebagai bentuk protes terhadap belum dibayarkannya gaji dan tunjangan sejak bulan lalu. Rencana aksi ini tercantum dalam surat pemberitahuan bernomor 01/FSPD/IV/2025 yang diterbitkan oleh Forum Solidaritas Pemerintah Daerah (FSPD) Kabupaten Lingga.
Aksi damai tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 21 April 2025, dengan lokasi aksi di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga.
Surat pemberitahuan aksi saat ini sedang dalam proses untuk disampaikan kepada pihak kepolisian sebagai bentuk pemenuhan ketentuan hukum terkait pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum.
Salah seorang perangkat desa yang tidak bersedia disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hingga pertengahan April 2025, gaji serta tunjangan yang menjadi hak perangkat desa belum juga dicairkan. “Suratnya sudah dibuat dan akan segera dikirim. Gaji kami dan perangkat desa lainnya belum dibayar sejak bulan lalu hingga sekarang,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keterlambatan pencairan gaji dan tunjangan tersebut diduga berkaitan dengan adanya pergeseran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga. Selain itu, Bupati Lingga dan beberapa pejabat terkait dikabarkan sedang melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri, yang diduga turut memengaruhi proses administrasi pencairan anggaran.
Aksi damai ini direncanakan akan diikuti oleh sekitar 100 hingga 200 peserta dari kalangan perangkat desa. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lingga belum memberikan tanggapan resmi atas rencana aksi maupun persoalan yang menjadi penyebabnya.
Para peserta aksi berharap aspirasi mereka dapat didengar dan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, mengingat keterlambatan pembayaran ini berdampak langsung pada kesejahteraan dan kelancaran tugas-tugas pemerintahan di tingkat desa.
Kontributor : AWALLUDIN
Editor : TIM
Sumber Berita : Tim
















