CYBER NEWS INDONESIA, JAKARTA, – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III yang berlangsung pada 21–23 Juli 2026 di The Acacia Hotel, Jakarta. Forum tertinggi organisasi ini dihadiri sekitar 250 peserta yang berasal dari 22 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 36 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.
Mengusung tema “Transformasi Jurnalismedia Siber di Era Digital, Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia,” Munas III menjadi momentum strategis bagi PJS dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan media siber di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber, Mahmud Marhaba, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga soliditas, memperkuat kebersamaan, serta bekerja secara kolektif demi membesarkan organisasi.
Menurut Mahmud, Munas III memiliki arti penting karena menjadi titik awal penyempurnaan seluruh persyaratan administrasi organisasi sebagai langkah menuju pengakuan PJS sebagai konstituen Dewan Pers.
“Ini waktunya kita mempersiapkan dan melengkapi seluruh berkas yang menjadi persyaratan Dewan Pers. Kita harus tetap semangat dan bersama-sama memperjuangkan PJS agar menjadi konstituen Dewan Pers,” ujar Mahmud di hadapan ratusan peserta Munas.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada 23 Juli 2026, seluruh pengurus dan peserta Munas dijadwalkan mendatangi Kantor Dewan Pers untuk menyerahkan dokumen organisasi secara resmi sebagai bagian dari proses pendaftaran.
“Tanggal 23 Juli nanti, kita akan mengantarkan dokumen organisasi kita ke Kantor Dewan Pers. Kita akan ramaikan Kantor Dewan Pers,” tegasnya, yang langsung disambut tepuk tangan dan antusiasme peserta.
Semangat kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta secara serempak meneriakkan yel-yel organisasi, “PJS Rumah Kita, Jurnalis Kompeten!”, yang menggema di ruang sidang Munas.
Mahmud berharap seluruh jajaran PJS, baik di tingkat pusat, daerah, maupun cabang, terus menjaga kekompakan serta memperkuat tata kelola administrasi organisasi. Menurutnya, kelengkapan administrasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan PJS sebagai organisasi pers yang profesional, mandiri, dan diakui secara nasional.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi, Munas III juga menjadi wadah konsolidasi nasional untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja PJS ke depan. Berbagai agenda strategis dibahas, mulai dari peningkatan kompetensi wartawan, penguatan kelembagaan organisasi, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, hingga upaya memperkuat perlindungan hukum bagi insan pers.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan berkembangnya media sosial, wartawan media siber dituntut mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama yang terus diperjuangkan PJS.
Melalui semangat persatuan yang terbangun dalam Munas III, PJS optimistis mampu memperkuat eksistensinya sebagai organisasi profesi wartawan media siber yang kredibel, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pers Indonesia yang sehat, profesional, independen, dan berintegritas.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : Liputan
















