Diduga Lalai dan Asal Periksa, Pelayanan RSUD Kota Tanjungpinang Dikeluhkan Keluarga Pasien

Minggu, 2 Agustus 2026 - 289 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPINANG (CNI) – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang kembali menjadi sorotan tajam. Dugaan kelalaian diagnosis medis yang berpotensi membahayakan nyawa pasien dialami oleh Ibu Ponia, warga Tanjungpinang yang mendatangi RSUD pada Senin (27/7/2026) lalu.

Kejadian berawal saat Ponia berobat ke RSUD Kota Tanjungpinang setelah mengalami insiden terjatuh di kamar mandi. Guna memastikan kondisi kesehatannya, pihak keluarga meminta penanganan medis serta pemeriksaan rontgen (X-Ray). Namun, keanehan dan rasa ketidakpuasan mulai dirasakan keluarga sejak awal proses rontgen yang dinilai tidak tepat sasaran pada titik bagian tubuh yang dikeluhkan sakit.

Saat meminta penjelasan hasil rontgen, oknum dokter di RSUD Kota Tanjungpinang dengan santai menyatakan bahwa tidak ada cedera serius pada tubuh korban.

“Tak ada masalah, itu hanya memar saja, boleh dibawa pulang,” ujar oknum dokter tersebut dengan santai kepada pihak keluarga.

Kondisi Memburuk, Diagnosa RSUD Dipertanyakan

Pernyataan “hanya memar” dari pihak RSUD Tanjungpinang ternyata berbanding terbalik dengan kenyataan. Seminggu berselang pasca-pemeriksaan awal, kondisi kesehatan Ponia justru semakin memburuk tanpa ada tanda-tanda kesembuhan atau membaik.

Merasa ada yang tidak beres, pada Sabtu (1/8/2026), pihak keluarga kembali mendatangi RSUD Kota Tanjungpinang untuk mempertanyakan kembali diagnosis awal. Sayangnya, mereka hanya mendapatkan jawaban senada yang dinilai tidak memberikan solusi maupun penanganan medis yang memadai.

RS AL Ungkap Kenyataan Pahit: Tulang Besar Patah

Tak puas dan khawatir akan kondisi pasien yang kian memprihatinkan, keluarga Ponia mengambil langkah tegas untuk melakukan second opinion dengan memeriksakan pasien ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RS AL) Tanjungpinang.

Di RS AL, pasien kembali menjalani pemeriksaan rontgen ulang. Alangkah terkejutnya pihak keluarga saat menerima hasil rontgen dari tim medis RS AL: tulang besar pasien ternyata mengalami patah serius, sangat bertolak belakang dengan klaim RSUD Kota Tanjungpinang yang menyebut hanya memar biasa.

Keluarga korban menyayangkan sikap dan profesionalisme tenaga medis di RSUD Kota Tanjungpinang yang dinilai bekerja secara ‘asal-asalan’ dan terkesan mengabaikan keluhan pasien.

“Kami sebagai keluarga pasien merasa sangat kecewa dan dirugikan atas pelayanan RSUD Kota Tanjungpinang. Kenapa periksanya asal-asalan? Untung saja kami berinisiatif memeriksakan kembali ke RS AL. Kalau tidak, entah apa yang akan terjadi pada orang tua kami akibat salah diagnosa ini,” tegas perwakilan keluarga pasien dengan nada kecewa.

Dugaan kelalaian penanganan ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah. Pihak keluarga berharap ada evaluasi total dan pertanggungjawaban tegas dari manajemen RSUD Kota Tanjungpinang serta Dinas Kesehatan setempat agar kejadian serupa tidak terulang dan memakan korban lain.

Yata

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tito Karnavian: Bahasa Indonesia Lahir dari Melayu, Museum di Penyengat Jadi Buktinya
Usia Hanyalah Angka, Bukti Nyata Pak Fen Tje
Polemik Memanas, SAS Joni Turun Gunung Selamatkan Pedagang Gurindam 12
Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai
Perjuangan Seorang Ibu Yang dilarang Bertemu Anak Kandungnya
Suasana Haru dan Bangga Warnai Pelepasan Angkatan 47 SMA Negeri 2 Tanjungpinang
Kisah Tragis Mantan Karyawan Al Baik, Diduga Dana BPJS digelapkan
Ratusan Batang Mangrove di Jalan Dompak Raya Digilas Alat Berat, APH diminta Tegas

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:10

Tito Karnavian: Bahasa Indonesia Lahir dari Melayu, Museum di Penyengat Jadi Buktinya

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:42

Usia Hanyalah Angka, Bukti Nyata Pak Fen Tje

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:01

Polemik Memanas, SAS Joni Turun Gunung Selamatkan Pedagang Gurindam 12

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:07

Diduga Lalai dan Asal Periksa, Pelayanan RSUD Kota Tanjungpinang Dikeluhkan Keluarga Pasien

Rabu, 22 April 2026 - 17:41

Keselamatan Warga Terancam, Kebel PLN Menjuntai

Berita Terbaru