CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Warga Dusun Mambe Desa Sumber Jatipohon, Kecamatan Grobogan, mengeluhkan kondisi jalan yang baru selesai dibangun oleh pemerintah desa pada Juli 2025 lalu.
Jalan sepanjang kurang lebih 400 meter yang semula kondisinya tanah padat, oleh pemerintah Desa Sumber Jatipohon dibangun dengan menggunakan bebatuan sebagai material pengerasan. Bukannya semakin bagus, jalan tersebut pasca selesai dibangun justru tak bisa digunakan secara layak oleh warga setempat, lantaran kondisinya yang terjal.

Bebatuan yang tajam tanpa adanya penghalusan menjadi alasan utama warga untuk tidak menggunakan jalan tersebut. Dengan kondisi jalan seperti itu warga lebih memilih jalan lorong sebagai akses aktiftas di setiap harinya.
“Semua warga di sini lebih memilih menggunakan jalan lain pak, karena kalau lewat jalan utama ini kami nggak berani,” beber warga yang enggan disebut namanya.
Warga menambahkan agar jalan tersebut segera dihaluskan permukaannya dengan alat berat, agar bebatuan yang tajam tidak mengancam keselamatan bagi pengguna jalan.
“Kami hanya minta agar permukaan jalan dihaluskan, kalau permukaan rata dengan bebatuan yang tajam tentu sangat membahayakan warga yang akan melewati jalan ini,” imbuh warga. Kamis (25/09/2025).
Dari informasi sementara yang berhasil terhimpun, pembangunan jalan tersebut menelan anggaran 200 juta Rupiah yang bersumber dari dana Aspirasi.
Sangat disayangkan dalam penggunaan atau pelaksanaan anggaran tersebut, pemerintah Desa Sumber Jatipohon terkesan mengabaikan yang menjadi hak warga, seperti kwalitas bangunan serta dipasangnya papan informasi sebagai sarana transparansi.
Saat dikonfirmasi salah satu awak media online melalui jejaring WhatsApp, Kepala Desa Sumber Jatipohon Eni Endarwati menyebut kondisi jalan yang ada di Dukuh Mambe adalah sebagai tahap awal untuk pengecoran nanti. Saat disinggung soal papan informasi pekerjaan, dirinya menegaskan saat ini sedang dibuatkan meski proyek telah selesai dikerjakan.
“Tulisane lagi pesen rung Kober jupok (Tuisanya baru pesan belum sempat ambil). Proyek itu belum selesai masih nunggu alat berat untuk menghaluskan,” ungkap Kades. Kamis (25/09/2025).
Menilai dari tahapan pengerjaan proyek jalan yang telah dilakukan oleh pemerintah Desa Sumber Jatipohon, masih diperlukan peningkatan ketransparanan anggaran serta peningkatan kualitas bangunan. (**)
Kontributor : NN
Editor : Tim
Sumber Berita : Liputan
















