Kapolsek Daik Lingga Ikut Ritual Mandi Safar, Dukung Pelestarian Budaya Melayu

Rabu, 20 Agustus 2025 - 202 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybernewsind.com, Lingga – Dalam semangat melestarikan budaya warisan leluhur, Kapolsek Daik Lingga, AKP Mayson Syafri, turut ambil bagian dalam ritual adat Mandi Safar, sebuah tradisi masyarakat Melayu yang rutin digelar setiap Rabu terakhir di bulan Safar 1447 Hijriah. Pada tahun ini, kegiatan tersebut berlangsung di Desa Persiapan Cempaka, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Rabu (20/8/2025)

Mengusung tema “Cinta Tradisi, Julang Negeri”, ritual Mandi Safar menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Kabupaten Lingga.

Tradisi yang sarat makna ini dipercaya sebagai sarana untuk menolak bala, menghindarkan musibah, serta menjadi bentuk doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan hidup. Prosesi Mandi Safar juga menjadi simbol kebersamaan, religiusitas, serta identitas budaya lokal yang tetap terjaga di tengah derasnya arus modernisasi.

AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Lingga, melalui AKP Mayson Syafri, Kapolsek Daik Lingga, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan budaya adalah bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat serta mendukung pelestarian budaya.

“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial, spiritual, dan budaya. Kepolisian selalu hadir mendukung kegiatan positif masyarakat, apalagi yang menyangkut pelestarian nilai-nilai luhur seperti ini,” ujar AKP Mayson di sela kegiatan.

Ritual Mandi Safar dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan ceramah keagamaan, dan kemudian prosesi mandi massal di tepi pantai atau sungai yang diyakini sebagai simbol pensucian diri dari bala dan penyakit.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi, sekaligus menegaskan bahwa budaya lokal adalah bagian dari kekayaan bangsa yang tak ternilai.

Facebook Comments Box

Kontributor : AWALLUDIN

Editor : TIM

Sumber Berita : HUMAS POLRES LINGGA

Berita Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan di Lingga, Polisi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Babinsa Daik Dampingi Syahbandar Awasi Kedatangan Kapal Sembako di Pelabuhan Pasar Daik
Babinsa Selayar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Patroli Pantai Cegah Abrasi
Babinsa Desa Teluk Imbau Nelayan Waspada Cuaca Buruk Saat Musim Hujan
Babinsa Sungai Besar Imbau Warga Cegah Karhutla Di wilayah Binaan.
Desa Pantai Harapan Gelar Doa Bersama Sambut Pembangunan Koperasi Merah Putih
Babinsa Koramil 05 Daik Imbau Warga Jaga Kesehatan Saat Musim Hujan
Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Warga Pancur Waspada Berkendara Saat Hujan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:04

Rekonstruksi Pembunuhan di Lingga, Polisi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Senin, 18 Mei 2026 - 13:41

Babinsa Daik Dampingi Syahbandar Awasi Kedatangan Kapal Sembako di Pelabuhan Pasar Daik

Senin, 18 Mei 2026 - 12:18

Babinsa Selayar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Patroli Pantai Cegah Abrasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:14

Babinsa Sungai Besar Imbau Warga Cegah Karhutla Di wilayah Binaan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:48

Desa Pantai Harapan Gelar Doa Bersama Sambut Pembangunan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru