Polemik Pajak 10 Persen di Lingga: Konsumen Mengeluh, Pelaku Usaha Tertekan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 354 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybernewsind.com, Lingga – Penerapan kebijakan pajak 10 persen oleh pemerintah daerah Kabupaten Lingga menuai polemik dan keluhan dari berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dirasakan oleh para pelaku usaha, masyarakat sebagai konsumen pun turut mengeluhkan dampak langsung dari kebijakan tersebut.

Salah seorang konsumen berinisial YR
mengungkapkan keluhannya saat ditemui di salah satu warung makan di pusat kota Dabo Singkep, Kamis (07/08/2025). Ia menyatakan bahwa harga makanan yang biasa dibelinya kini mengalami kenaikan yang cukup signifikan akibat pajak tersebut.

“Kami sebagai masyarakat kecil merasa semakin berat. Harga makanan naik, sementara pendapatan tetap. Mau tidak mau kami harus mengurangi frekuensi makan di luar,” ujar YR.

Tak hanya konsumen, para pelaku usaha rumah makan pun merasakan tekanan besar akibat kebijakan pajak ini. Seorang pemilik warung makan yang berinisial YN mengaku bahwa sejak diberlakukannya pajak 10 persen, omset penjualannya mengalami penurunan cukup drastis.

“Dulu kami jual per bungkus Rp25.000, sekarang harus naik jadi Rp28.000 karena kami terbebani pajak. Untung bersih dari satu bungkus itu tidak sampai Rp4.000. Harga bahan pokok juga terus naik,” jelas YN.

Lebih lanjut, YN mengungkapkan bahwa setiap bulannya ia harus menyetor pajak kepada pemerintah daerah sebesar Rp5 juta hingga Rp6 juta. Jika diakumulasi selama setahun, jumlah setoran pajak tersebut mencapai lebih dari Rp60 juta.

“Dengan kondisi ekonomi seperti ini, beban tersebut sangat berat bagi kami pelaku usaha kecil. Kami berharap ada solusi atau keringanan dari pemerintah daerah,” tutupnya.

Kebijakan ini memunculkan pertanyaan besar dari masyarakat terkait keberpihakan pemerintah terhadap kondisi ekonomi rakyat kecil dan UMKM. Banyak pihak berharap agar kebijakan pajak ini dapat dievaluasi kembali, demi menjaga keberlangsungan usaha kecil dan daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Facebook Comments Box

Kontributor : AWALLUDIN

Editor : TIM

Sumber Berita : LIPUTAN

Berita Terkait

Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga
SPBN Selayar Digadang Jadi Solusi BBM, Tak Semua Perwakilan Nelayan Dilibatkan
Waspadai Cuaca Ekstrem, Polsek Daik Lingga Bersama Instansi Terkait Himbau Nelayan Tetap Waspada
Gotong Royong Lintas Sektor, Warga dan Pemerintah Selayar Timbun Jalan Rusak Demi Keselamatan Pengguna Jalan
Babinsa Koramil 05/Daik Dampingi Nakes Puskes Penuba Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan bagi Warga
Desa Pantai Harapan Salurkan Dana Ketahanan Pangan Rp145,85 Juta kepada BUMDes untuk Perkuat Ekonomi Desa
Babinsa Sertu Andrianto Monitoring Penyaluran BLT-DD di Desa Mepar Demi Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Babinsa Koramil 05/Daik Bantu Warga Sungai Pinang Tanam Bibit Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan di Lingga Timur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Dinilai Ada Cacat Prosedur, Kuasa Hukum Susi Praperadilankan Polres Lingga

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:28

SPBN Selayar Digadang Jadi Solusi BBM, Tak Semua Perwakilan Nelayan Dilibatkan

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:17

Waspadai Cuaca Ekstrem, Polsek Daik Lingga Bersama Instansi Terkait Himbau Nelayan Tetap Waspada

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:19

Gotong Royong Lintas Sektor, Warga dan Pemerintah Selayar Timbun Jalan Rusak Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:02

Babinsa Koramil 05/Daik Dampingi Nakes Puskes Penuba Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan bagi Warga

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa Koramil 05/Daik Hadiri Penyaluran BLT-DD di Desa Kelumu

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:18