Pencarian Hari Keempat: Tim SAR Gabungan Masih Mencari Satu Orang Hilang di Perairan Muara Teluk Melano

Jumat, 30 Mei 2025 - 480 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || KAYONG UTARA – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu orang yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Pencarian memasuki hari keempat pada Kamis, 29 Mei 2025, dengan melibatkan berbagai unsur gabungan.

Korban bernama Wahyudin, S.Pd, warga Jalan Tanjung Indah, Kelurahan Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir. Pria kelahiran Teluk Melano, 2 November 1987 ini dilaporkan hilang saat berada di perairan Muara Teluk Melano.

Wahyudin diduga hilang setelah sampan kato miliknya diterjang cuaca buruk yang ditandai dengan angin kencang dan ombak besar di kawasan tersebut. Pada hari keempat pencarian, tim berhasil menemukan sebuah dayung yang diduga milik korban, namun korban sendiri belum ditemukan hingga pencarian dihentikan sementara pukul 17.00 WIB.

Pencarian dilakukan sejak pagi pukul 08.00 WIB hingga sore hari di kawasan Muara Teluk Melano, Sukadana, dan Teluk Batang, dengan perluasan pencarian ke arah Tanjung Satai dan Pulau Juanta.

Tim SAR gabungan terdiri dari:

POSAL Teluk Melano (2 personel), KP. VI-1010 Marnit Teluk Melano (2 personel), BASARNAS Teluk Batang (4 personel), serta nelayan setempat.

Mereka menggunakan speedboat KP VI-1010, RIB Basarnas Ketapang, serta perahu milik nelayan untuk menjelajahi area pencarian.

Pencarian dilakukan sebagai respon atas laporan orang hilang dan diduga kuat korban mengalami musibah laut akibat kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan sampannya hilang kendali.

Tim SAR akan melanjutkan pencarian pada Jumat, 30 Mei 2025. Selain itu, tim meminta bantuan dan keterlibatan lebih lanjut dari nelayan sekitar perairan Teluk Batang dan Sukadana untuk memperluas jangkauan pencarian.

Pencarian tersebut merupakan bentuk sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah pesisir. Upaya maksimal akan terus dilakukan hingga korban ditemukan. (CNI/red)

Facebook Comments Box

Kontributor : Rusli

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti
Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati
Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga
DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 
Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata
Rumah Hukum Indonesia Jalin Silaturahmi dan Sinergi Penegakan Hukum Bersama Polres Ketapang
Kepala Dapur MBG Kabur, 20 Siswa SD 12 Benua Kayong Tumbang Keracunan Massal
Sebagai Penerus Cita-cita Bangsa, 600 Generasi Muda Kendawangan Asah Kemampuan Kepemimpinan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:30

KRI Karotang-872 Tegakkan Kedaulatan, Amankan Perairan Ketapang Tanpa Henti

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:52

Sebanyak 43 Kades Hasil Pilakdes 2025 Ikuti Retreat, Begini Pesan Bupati

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:44

Daud Cino Yordan Terpilih Sebagai Ketua KONI Kalbar Periode 2025-2029, Janji Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga

Senin, 10 November 2025 - 22:50

DPD Rumah Hukum Indonesia Ketapang Desak Polda Kalbar Tindak Oknum Pengurus IKADIN, Simak Kasusnya 

Kamis, 6 November 2025 - 06:16

Tambang Emas Ilegal di Ketapang Makin Menggila, APH Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru