Kepala Departemen Pengelolaan SDH & Produksi Perhutani Regional Jateng Tinjau Agroforestry Tebu di BKPH Bandung

Sabtu, 24 Mei 2025 - 494 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CYBERNEWSIND.COM || BANDUNG – Dalam upaya meningkatkan optimalisasi lahan hutan melalui sistem agroforestry, Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan dan Produksi Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke petak 62F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pekuwon, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung pada Jumat, (23/5/2025).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pengecekan langsung kondisi aktual tanaman tebu Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi. BKPH Bandung saat ini mengelola lahan seluas 17,1 hektare untuk kegiatan Agroforestry Tebu Mandiri (ATM), yang tersebar di tiga petak berbeda. Petak 62F menjadi areal terbesar dengan luas mencapai 9,3 hektare, disusul Petak 47D seluas 4,0 hektare, dan Petak 49B seluas 3,9 hektare. Ketiga petak tersebut merupakan bagian dari kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk kegiatan ATM guna mendukung program diversifikasi pendapatan Perhutani sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Photo: Waka ADM KPH Purwodadi bersama rekan Perhutani lainnya. (Dok.ist)

Pada musim panen pertama bulan Agustus 2024, produksi tebu mencapai 935 ton. Adapun pada musim panen kedua yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal Juni 2025, diproyeksikan hasil panen meningkat menjadi 1.026 ton. Peningkatan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang baik antara petugas lapangan, mitra penggarap, serta peningkatan aspek teknis dalam budidaya.

Kepala Departemen SDH & Produksi, Didiet Widhy Hidayat, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan memberikan arahan kepada jajaran petugas di BKPH Bandung agar meningkatkan langkah-langkah pengamanan tanaman, terutama menjelang masa panen. Ia menekankan pentingnya pengawalan secara menyeluruh sebagai bagian dari perlindungan aset produksi perusahaan dan optimalisasi pendapatan dari komoditas non-kayu.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, dalam kesempatan yang sama, turut memberikan arahan strategis untuk mempersiapkan semua elemen pendukung panen.

“Saya minta seluruh jajaran memastikan kesiapan menyeluruh, mulai dari kondisi petak, kesiapan tenaga kerja, hingga sarana transportasi hasil panen. Semua harus bergerak cepat dan sesuai standar,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan panen yang kedua akan menjadi cerminan efektivitas tata kelola agroforestry di kawasan hutan produksi.

Tonton Juga:

Sebelumnya, tim penilai dari Pabrik Gula (PG) telah melakukan pengecekan tingkat kematangan tanaman tebu di petak-petak tersebut. Hasil penilaian menunjukkan tingkat kemanisan (rendemen) berada pada angka 16, dengan produktivitas tebu (protas) mencapai 60 ton per hektare, angka yang cukup kompetitif dalam skema agroforestry berbasis kehutanan.

Agroforestry tebu menjadi salah satu upaya Perhutani dalam meningkatkan nilai ekonomi lahan tanpa mengesampingkan fungsi ekologis kawasan hutan. Skema ini juga menjadi bagian dari strategi korporat dalam diversifikasi usaha serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

(CNI/red)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan di Lingga, Polisi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Babinsa Daik Dampingi Syahbandar Awasi Kedatangan Kapal Sembako di Pelabuhan Pasar Daik
Babinsa Selayar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Patroli Pantai Cegah Abrasi
Babinsa Desa Teluk Imbau Nelayan Waspada Cuaca Buruk Saat Musim Hujan
Babinsa Sungai Besar Imbau Warga Cegah Karhutla Di wilayah Binaan.
Desa Pantai Harapan Gelar Doa Bersama Sambut Pembangunan Koperasi Merah Putih
Babinsa Koramil 05 Daik Imbau Warga Jaga Kesehatan Saat Musim Hujan
Babinsa Koramil 05/Daik Imbau Warga Pancur Waspada Berkendara Saat Hujan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:04

Rekonstruksi Pembunuhan di Lingga, Polisi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Senin, 18 Mei 2026 - 13:41

Babinsa Daik Dampingi Syahbandar Awasi Kedatangan Kapal Sembako di Pelabuhan Pasar Daik

Senin, 18 Mei 2026 - 12:18

Babinsa Selayar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Patroli Pantai Cegah Abrasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:14

Babinsa Sungai Besar Imbau Warga Cegah Karhutla Di wilayah Binaan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:48

Desa Pantai Harapan Gelar Doa Bersama Sambut Pembangunan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru