CYBER NEWS INDONESIA ,– Lingga
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Lingga, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Lingga melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Gerakan Penanaman Pohon Mangrove, Sabtu (18/10/2025) bertempat di Café dan Resto Mading, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya perwakilan Danramil 05/Daik Koptu Erwin, perwakilan Kapolsek Daik Lingga BRIPKA Indra (Kanit Samapta), penyuluh lingkungan hidup dari Dinas Lingkungan Hidup Ikhlas Asmirnof, Kepala Desa Mepar Faif Sundoyo, Bhabinkamtibmas Daik Sepincan BRIPDA Zizou, serta sekitar 32 orang mahasiswa perwakilan dari berbagai kampus di Kabupaten Lingga.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian sambutan dari perwakilan mahasiswa, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perikanan Kabupaten Lingga.
Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan rasa bangga dapat terlibat dalam kegiatan yang dinilai memiliki nilai ekologis dan sosial.
“Bagi kami, mangrove bukan sekadar tanaman pesisir, tetapi simbol dari harapan dan masa depan lingkungan kita. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga menegaskan pentingnya peran mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
“Mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi dan gelombang, habitat biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat melalui potensi perikanan dan ekowisata. Gerakan hari ini adalah aksi nyata kita bersama untuk menjaga lingkungan dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Lingga menambahkan bahwa kelestarian mangrove juga berpengaruh besar terhadap keberlangsungan sektor perikanan daerah.
“Kerusakan mangrove dapat berdampak pada menurunnya hasil tangkapan nelayan. Karena itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir,” ujarnya.
Sebagai bentuk simbolis, dilakukan penyerahan bibit mangrove kepada perwakilan mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pelabuhan Tanjung Buton dan Pantai Desa Mepar.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 400 bibit mangrove berhasil ditanam, terdiri dari 300 bibit di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton dan 100 bibit di sekitar Pantai Desa Mepar.
Kegiatan berakhir pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Selain memperkaya vegetasi pesisir, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan mahasiswa dalam menjaga ekosistem pesisir Kabupaten Lingga.
Kontributor : AWALLUDIN
Editor : TIM
Sumber Berita : KORAMIL 05/Daik
















