CYBER NEWS INDONESIA, Lingga – Keluhan terhadap pelayanan penyeberangan kapal Ro-Ro milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali di pertanyakan masyarakat Kabupaten Lingga. Sejumlah pengguna jasa, pedagang, serta masyarakat menyuarakan tuntutan kejelasan operasional kapal KM Senangin yang melayani rute strategis Dabo Singkep–Kuala Tungkal, namun hingga kini belum ada kepastian keberangkatan.
Ketiadaan informasi resmi terkait jadwal operasional kapal tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Para pedagang mengaku mulai merasakan dampak langsung berupa keterlambatan distribusi barang, terutama kebutuhan pokok dan hasil perdagangan antarwilayah.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, sebagian pengguna jasa dan pedagang menggelar pertemuan bersama perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga. Dalam pertemuan tersebut, mereka secara tegas meminta adanya kepastian dari pihak ASDP terkait kelanjutan operasional KM Senangin yang menjadi salah satu jalur utama distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Mansyur, selaku penghubung aspirasi masyarakat, menyampaikan bahwa keluhan ini merupakan akumulasi dari keresahan warga yang sangat bergantung pada layanan penyeberangan tersebut.
“Kami meminta pihak ASDP lebih serius menyikapi persoalan pelayanan penyeberangan rute Dabo–Kuala Tungkal. Jika memang terdapat kendala teknis atau operasional, seharusnya ada keterbukaan informasi dan solusi nyata, misalnya dengan menyiapkan armada pengganti agar aktivitas masyarakat dan pedagang tidak lumpuh,” ujar Mansyur.
Menurutnya, ketidakjelasan ini bukan hanya berdampak pada pengguna jasa transportasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek domino terhadap perekonomian daerah. Distribusi barang yang terhambat dikhawatirkan akan memicu kelangkaan pasokan di pasar.
“Jika persoalan ini terus dibiarkan dan berlarut-larut tanpa solusi, kami yakin akan terjadi ketidakstabilan harga. Harga sembako dan sayur-mayur pasti naik, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat Kabupaten Lingga secara keseluruhan,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan dapat mendorong ASDP agar segera memberikan kepastian, sekaligus memastikan pelayanan penyeberangan berjalan optimal sesuai kebutuhan daerah kepulauan seperti Lingga yang sangat bergantung pada transportasi laut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry terkait kepastian operasional KM Senangin pada rute Dabo Singkep–Kuala Tungkal.
Kontributor : AWALLUDIN
Editor : TIM
Sumber Berita : Liputan
















