Pendidikan Jadi Kunci Mewujudkan Jombang Maju dan Generasi Emas 2045

Selasa, 7 Juli 2026 - 145 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBERNEWSIND | JOMBANG – Anggota DPRD Kabupaten Jombang sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jombang, Mohammad Misbah, S.H., mengingatkan pentingnya memaknai secara utuh slogan pembangunan daerah “Jombang Maju Sejahtera untuk Semua” yang menjadi bagian dari arah kebijakan Asta Cita WarSa.

Menurut Gus Misbah, selama ini masyarakat lebih sering mengaitkan kata “sejahtera” dengan peningkatan ekonomi, pemberdayaan UMKM, pelayanan kesehatan, maupun program sosial. Namun, ia menegaskan bahwa kata “maju” juga harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau kita berbicara sejahtera, tentu yang terbayang adalah ekonomi, UMKM, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Tetapi jangan lupa, makna Jombang Maju adalah bagaimana kita mampu membangun kualitas sumber daya manusia. Di sinilah peran Dinas Pendidikan menjadi sangat penting,” ujar Gus Misbah.

Ia menilai pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya memang tidak dapat dirasakan secara instan. Namun, keberhasilan pembangunan daerah pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku sekolah.

“Kita tidak sedang melihat hasilnya hari ini. Yang kita siapkan adalah generasi penerus Jombang agar mampu bersaing secara akademik di masa depan, termasuk mampu masuk ke perguruan tinggi negeri terbaik,” katanya.

Gus Misbah menyoroti kondisi fiskal daerah yang saat ini masih menghadapi tantangan akibat kebijakan refocusing dan efisiensi anggaran. Menurutnya, kondisi tersebut justru mengharuskan pemerintah daerah lebih cermat menentukan prioritas pembangunan.

Ia berpandangan bahwa salah satu sektor yang harus menjadi prioritas adalah pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Ketika kita berbicara tentang prioritas anggaran, kita harus melihat visi besar pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045. Daerah juga harus mengambil bagian dengan memfokuskan anggaran pada pembangunan SDM sejak pendidikan dasar,” jelasnya.

Menurutnya, siswa SD saat ini merupakan generasi yang pada tahun 2045 akan menjadi tenaga produktif yang menopang pembangunan bangsa.

“Mereka yang sekarang duduk di kelas  4, 5, dan 6 SD nantinya akan menjadi penopang inovasi, kreativitas, dan pembangunan Indonesia. Karena itu, kita harus mulai menyiapkannya dari sekarang,” tegasnya.

Gus Misbah menjelaskan bahwa usia sekolah dasar merupakan masa emas (golden period) dalam perkembangan anak. Pada fase tersebut, kemampuan berpikir, perkembangan otak, pembentukan karakter, hingga kebiasaan belajar berkembang sangat pesat.

Karena itu, menurutnya pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap sekolah dasar melalui penyediaan fasilitas belajar yang memadai.

“Anak-anak usia SD sedang berada pada masa perkembangan otak dan tumbuh kembang yang sangat cepat. Maka fasilitas pendidikan harus benar-benar diperhatikan, mulai ruang belajar yang nyaman, sarana olahraga, hingga lingkungan sekolah yang mendukung proses belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi terhadap pendidikan dasar merupakan investasi yang hasilnya baru akan terlihat dalam jangka panjang.

“Kita sedang menyiapkan bibit-bibit unggul Jombang. Kalau pondasinya kuat sejak SD, maka peluang mereka bersaing di tingkat nasional bahkan internasional akan semakin besar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Misbah juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang atas pembinaan peserta didik melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026.

O2SN dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Pada tingkat Kabupaten Jombang, seleksi berlangsung pada 6–8 Mei 2026 dengan mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni atletik kids, bulutangkis, pencak silat, renang, dan senam.

Sebanyak 10 atlet terbaik berhasil menjadi juara tingkat kabupaten dan mewakili Jombang pada O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur setelah menjalani pembinaan di sekolah masing-masing.

Pada ajang tingkat provinsi yang berlangsung 30 Juni hingga 2 Juli 2026, kontingen Kabupaten Jombang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 Renang Putra, Juara 2 Atletik Kids Putra, serta Juara 3 Bersama Bulutangkis Putra.

“Prestasi ini patut kita apresiasi. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Jombang memiliki potensi yang luar biasa apabila mendapatkan pembinaan yang baik,” kata Gus Misbah.

Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
Menurutnya, keberhasilan para atlet muda tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berbicara mengenai capaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kedisiplinan, mental bertanding, serta kemampuan berprestasi di berbagai bidang.

Ia berharap pemerintah daerah terus memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sekolah dasar, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Kalau kita benar-benar ingin mewujudkan Jombang Maju, maka investasi terbesar harus dimulai dari pendidikan dasar. Di sanalah pondasi sumber daya manusia dibentuk. Ketika pendidikan dasar semakin kuat, kita sedang menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 sekaligus masa depan Kabupaten Jombang yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya. (*) (brt)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen
Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin
OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.
Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar
Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi
Jangan Terobos Palang! Dishub Jombang Ingatkan Keselamatan di JPL 79 Sembung
Jombang Terbuka untuk Siapa Pun, Tapi Premanisme Jangan Diberi Ruang
Lima Tahun Pembangunan Desa Carangrejo, Wajah Desa Makin Berbenah dan Representatif

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:26

Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:20

OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:12

Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11

Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51