CYBERNEWSIND | JOMBANG, – Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Kudubanjar, Kabupaten Jombang, yang membentang di atas aliran Sungai Marmoyo, menunjukkan progres positif. Berdasarkan laporan minggu ke-12 periode 18–24 Oktober 2026, realisasi fisik pembangunan mencapai 70,913 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 52,428 persen.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, Dian Kusuma Rahmad Subekti, menyampaikan bahwa capaian pengerjaan fisik tersebut berada di atas rencana pelaksanaan.
Dengan demikian, pembangunan jembatan tersebut mencatat deviasi positif sebesar 18,485 poin persentase. Angka ini menunjukkan bahwa pekerjaan berjalan lebih cepat dibandingkan jadwal yang telah direncanakan.
Pencapaian tersebut menjadi perkembangan penting bagi pembangunan infrastruktur penghubung di wilayah Desa Kudubanjar. Keberadaan jembatan di atas Sungai Marmoyo diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Progres pembangunan yang telah melampaui target menjadi kabar yang diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Warga tentu berharap pengerjaan dapat terus berjalan sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi dan standar keselamatan.
Selain mengejar percepatan, penyelesaian pembangunan perlu dipastikan memenuhi spesifikasi teknis agar jembatan dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.
Masyarakat juga berharap jembatan tersebut nantinya mampu menunjang kelancaran akses warga, termasuk untuk aktivitas sehari-hari, distribusi hasil usaha, serta kebutuhan transportasi lainnya.
Catatan redaksi: Komentar masyarakat di atas merupakan gambaran harapan umum, bukan kutipan langsung dari narasumber yang telah diwawancarai. Untuk memperkuat berita, diperlukan konfirmasi atau pernyataan langsung warga Desa Kudubanjar mengenai manfaat jembatan dan kondisi akses sebelum pembangunan.
Dengan realisasi fisik mencapai 70,913 persen pada minggu ke-12, pembangunan Jembatan Bailey Kudubanjar kini telah melampaui dua pertiga dari keseluruhan pekerjaan.
Tahap berikutnya menjadi penting untuk memastikan sisa pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu, tanpa mengabaikan mutu konstruksi maupun keselamatan pengguna.
Masyarakat kini menantikan bukan hanya rampungnya pembangunan, tetapi juga manfaat nyata jembatan tersebut bagi kelancaran aktivitas dan peningkatan konektivitas wilayah di Kabupaten Jombang.
#Jombang #JembatanBailey #Kudubanjar #InfrastrukturJombang
















