Dugaan Penipuan Berkedok Program Revitalisasi PAUD dan TK, Sejumlah Kades di Grobogan Jadi Korban Hingga Puluhan Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 157 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi


CYBER NEWS INDONESIA || GROBOGAN – Dugaan penipuan berkedok program revitalisasi Taman Kanak-kanak, Pendidikan Usia Dini, dan Kelompok Bermain mulai mencuat di Kabupaten Grobogan. Beberapa kepala desa dilaporkan telah menjadi korban dengan menyetor sejumlah uang hingga puluhan juta rupiah.

Modus yang digunakan para terduga pelaku adalah menawarkan proyek revitalisasi PAUD, TK, dan Kelompok Bermain ke sejumlah kepala desa. Untuk bisa masuk dalam program tersebut, para kepala desa diwajibkan membayar uang “DP” atau _down payment_ terlebih dahulu.

Namun setelah sejumlah kepala desa menyetor uang, hingga saat ini belum ada realisasi proyek yang dijanjikan.

Salah satu kepala desa di Kecamatan Godong mengaku telah menyetor uang kepada salah satu oknum melalui transfer.

“Katanya untuk pengurusan dan jaminan proyek revitalisasi PAUD di desa kami. Saya sudah transfer beberapa kali, totalnya puluhan juta. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan dan tidak ada realisasi,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Keresahan serupa juga dirasakan kepala desa lain di Grobogan. Mereka merasa dirugikan karena telah mengeluarkan dana pribadi maupun dana desa untuk program yang tidak jelas.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti berapa jumlah kepala desa yang menjadi korban dan total kerugian.

Menanggapi hal tersebut, dari Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan program yang mewajibkan kepala desa membayar uang di muka.

“Kami imbau para kepala desa untuk berhati-hati. Setiap program dari Dinas Pendidikan tidak dipungut biaya. Jika ada yang menawarkan dan meminta uang, segera laporkan,” tegasnya, Jum’at (24/07/2026).

Sementara itu, pihak kepolisian Polres Grobogan menyatakan akan menindaklanjuti laporan terkait dugaan penipuan ini. Warga dan para kepala desa diminta segera melapor jika menjadi korban agar proses hukum bisa dilakukan. (**)

Facebook Comments Box

Kontributor : Redaksi

Editor : Tim

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi
Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan
Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza
Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat
Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital
Akibat Sakit Mendadak, Petugas KSP Meninggal Dunia Saat Nagih Angsuran ke Nasabah di Grobogan 
Tak Hanya Terdakwa, PH Minta Seluruh Pengurus KSPPS Nur Insani Diminta Pertanggungjawaban Hukum
Wabup Grobogan Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Kenteng Toroh

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00

Diduga Pengembangan Kasus Narkoba, Dua Remaja Diamankan di Kios Hutan Kota Purwodadi

Selasa, 29 September 2026 - 18:40

Ormas Squad Nusantara Sambangi 3 Korban Sengatan Listrik di Bandungharjo Toroh Grobogan

Minggu, 13 September 2026 - 18:51

Gebyar Undian BKK Purwodadi 2026 Dibagikan, Hadiah Utama 1 Unit Mobil Avanza

Jumat, 11 September 2026 - 11:40

Laporan AMJ Terbaik di Geyer, Kades Sobo Dwi Hartanti Diapresiasi Camat

Senin, 7 September 2026 - 14:31

Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

Berita Terbaru