Analis Kondang: Solusi Puskesmas Bakung Kabupaten Blitar Agar Layanan Laboratorium Lebih Baik

Jumat, 21 Maret 2025 - 510 views

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Pengambilan kartu ANALIS KONDANG oleh petugas laboratorium kepada pasien dan pemberian hasil laboratorium."


CYBERNEWSIND.COM || BLITAR – Kepala Puskesmas Bakung, Sudarsono, S.Kep, Ns., M.Kes, mengungkapkan bahwa Puskesmas Bakung terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, salah satunya melalui layanan laboratorium. Laboratorium Puskesmas Bakung berkomitmen memberikan layanan pemeriksaan yang bermutu sesuai standar dengan terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana, dan prasarana agar masyarakat mendapatkan layanan laboratorium yang terbaik.

Sebagai bentuk pelayanan yang bermutu bagi masyarakat, Laboratorium Puskesmas Bakung meluncurkan solusi inovatif bernama ANALIS KONDANG (ANtrian hasil anALISis laboratorium yang KONdusif Dan MenyenANGkan).

Kebanyakan pasien di Kabupaten Blitar bagian selatan yang berobat di Puskesmas Bakung adalah pasien lansia. Banyak dari mereka tidak mengenal atau tidak menggunakan gadget, sehingga seringkali kesulitan mendapatkan informasi tentang waktu tunggu pemeriksaan laboratorium.

Untuk mengatasi hal ini, petugas laboratorium menciptakan inovasi ANALIS KONDANG. Inovasi ini bertujuan untuk menginformasikan pasien seberapa lama pemeriksaan laboratorium dilakukan, sehingga pasien dapat memperkirakan kapan hasil laboratorium akan keluar. Dengan adanya kartu antrian ini, pasien tidak perlu bertanya-tanya lagi kapan hasil laboratorium akan dikeluarkan.

Proses kerja dari inovasi ANALIS KONDANG dimulai saat pasien dirujuk dari poli KIA, RPU, RPG, KABER, RANAP, atau pasien yang memeriksa laboratorium atas permintaan sendiri. Pasien akan datang ke ruang laboratorium untuk pengambilan sampel sesuai rujukan.

Ria Uswatun Ni’mah, A.Md. Kes, sebagai petugas laboratorium, menjelaskan bahwa kenyamanan pasien selalu menjadi prioritas. “Petugas laboratorium selalu melakukan service excellent terhadap pasien sehingga mereka tidak takut atau trauma setelah diambil sampel laboratoriumnya,” ujarnya. Kamis, (20/3/2025).

Setelah pengambilan sampel, pasien akan diberikan edukasi tentang berapa lama waktu tunggu pemeriksaan laboratorium. Pasien juga akan menerima kartu antrian pengambilan hasil laboratorium yang mencantumkan informasi waktu tunggu. Ke depan, jika inovasi ANALIS KONDANG sudah berjalan sesuai harapan, petugas laboratorium berencana mengembangkan kartu antrian ini ke sistem digitalisasi. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan era modern, yaitu era digitalisasi.
Harapan dari petugas laboratorium Puskesmas Bakung dengan adanya inovasi ANALIS KONDANG adalah: Pasien dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang waktu tunggu pemeriksaan laboratorium. Pasien merasa nyaman dan tidak perlu bertanya-tanya lagi sampai jam berapa hasil pemeriksaan laboratorium akan keluar. Dan, pasien bisa mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium yang tepat dan akurat.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar berperan penting dalam mendampingi pengembangan inovasi ini. Dengan pendampingan dan dukungan, diharapkan inovasi ANALIS KONDANG akan semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Bakung.

Inovasi ANALIS KONDANG juga telah mendapatkan penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2023, inovasi ini dinobatkan sebagai inovasi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) Terbaik. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh dr. Christine dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Puskesmas Bakung dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Dengan inovasi ANALIS KONDANG, Puskesmas Bakung membuktikan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, nyaman, dan informatif bagi masyarakat, terutama bagi pasien lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi puskesmas lain untuk terus berkreasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. (CNI/Doni)

Facebook Comments Box

Kontributor : Doni

Editor : TIM

Sumber Berita : LIPUTAN

Berita Terkait

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen
Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin
OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.
Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar
Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi
Jangan Terobos Palang! Dishub Jombang Ingatkan Keselamatan di JPL 79 Sembung
Jombang Terbuka untuk Siapa Pun, Tapi Premanisme Jangan Diberi Ruang
Lima Tahun Pembangunan Desa Carangrejo, Wajah Desa Makin Berbenah dan Representatif

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33

PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:26

Progres Jembatan Bailey Kudubanjar Jombang Capai 70,913 Persen, Lampaui Target 18,485 Poin

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:20

OTK Mengaku Jurnalis berpenampilan Preman sedang Marak di Jombang.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:12

Dishub Jombang Dorong Angkutan Desa Bangkit, Bidik Layanan Transportasi Pelajar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11

Pastikan Akurasi Data Aset Daerah, BPKAD Jombang Gelar Rekonsiliasi BMD publikasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa dan Warga Gotong Royong Renovasi Pos Linmas Desa Limbung

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:51