CYBER NEWS INDONESIA , Lingga – Kepadatan penumpang dan kendaraan mewarnai keberangkatan KMP Paray pada rute Jagoh–Penarik, Senin (6/7/2026) pagi. Lonjakan pengguna jasa penyeberangan menyebabkan kapasitas kapal penuh, sehingga jadwal keberangkatan yang semula direncanakan pukul 06.30 WIB mengalami penundaan. Bahkan, sejumlah kendaraan yang telah masuk ke dalam kapal terpaksa diturunkan kembali karena daya angkut telah mencapai batas maksimal.
Berdasarkan pantauan di Dermaga Jagoh, sejak pagi hari antrean penumpang telah memadati area pelabuhan. Seluruh kursi di ruang penumpang terisi penuh, sementara banyak penumpang lainnya memenuhi dek bagian atas dan terpaksa berdiri karena tidak lagi tersedia tempat duduk.
Kepadatan juga terjadi di dek kendaraan. Sepeda motor dan mobil memenuhi hampir seluruh area parkir kapal. Sebagian penumpang tampak menunggu di atas kendaraannya, sedangkan lainnya berjejer di sekitar area parkir motor akibat keterbatasan ruang di dalam kapal.
Di tengah kondisi tersebut, penjualan tiket masih berlangsung. Namun, sejumlah calon penumpang yang telah membeli tiket akhirnya tidak dapat diberangkatkan karena kapasitas kapal telah terpenuhi. Beberapa kendaraan yang sebelumnya sudah berada di dalam kapal bahkan diminta keluar kembali oleh petugas demi menyesuaikan jumlah muatan dengan kapasitas angkut yang diizinkan.
Salah seorang calon penumpang, Zuki, mengaku kecewa karena gagal menyeberang meski telah mengantre sejak pagi.
«”Kami sudah menunggu dari pagi, tetapi akhirnya tidak jadi berangkat. Kendaraan yang sudah masuk pun disuruh keluar lagi,” ujarnya.»
Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pengguna jasa mengenai mekanisme pengaturan penjualan tiket dan pengendalian jumlah penumpang maupun kendaraan yang diperbolehkan naik ke kapal. Masyarakat berharap sistem pelayanan dapat dikelola lebih baik agar tidak terjadi penumpukan penumpang maupun pembatalan keberangkatan setelah tiket dibeli.
Di sisi lain, aspek keselamatan pelayaran tetap harus menjadi prioritas utama. Pembatasan jumlah penumpang dan kendaraan merupakan bagian dari upaya memastikan kapal beroperasi sesuai kapasitas yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan seluruh pengguna jasa penyeberangan.
Keterlambatan keberangkatan KMP Paray juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur penyeberangan Jagoh–Penarik, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun urusan penting lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak operator kapal maupun pengelola penyeberangan terkait penyebab pasti terjadinya kepadatan penumpang, mekanisme penjualan tiket, serta langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mengantisipasi kejadian serupa pada keberangkatan berikutnya.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : Investigasi
















