CYBER NEWS INDONESIA, LINGGA – Keluhan soal bobroknya jaringan telekomunikasi kembali mencuat di Kabupaten Lingga. Kali ini datang dari Kecamatan Kepulauan Posek.
Junan, tokoh pemuda Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kembali melayangkan protes keras terhadap layanan provider Telkomsel yang kerap hilang tanpa kejelasan.
Kepada wartawan, Minggu (18/10/2026) malam, Junan menyebut jaringan Telkomsel di wilayahnya hilang total sejak kemarin hingga malam ini.
“Sejak kemarin sampai sekarang hilang total, tidak ada jaringan sama sekali,” ujar Junan melalui sambungan telepon seluler.
Menurutnya, matinya jaringan Telkomsel bukan hal baru. Kondisi ini sudah berulang kali terjadi dan sangat merugikan masyarakat, terutama di kampung nelayan yang aktivitas komunikasinya sangat bergantung pada sinyal.
Junan pun mendesak pihak Telkomsel untuk tidak tutup mata dan segera mengambil langkah cepat setiap kali aduan masyarakat disampaikan.
Masyarakat, kata dia, sudah sangat kecewa. Bahkan warga sampai melontarkan sindiran pedas dalam bahasa Melayu setempat.
“Masyarakat kecamatan sangat kecewa. Ulah nye jaringan sinyal Telkomsel ini tak boleh kene hujan,” cetusnya kesal.
Ironisnya, persoalan sinyal ini terjadi di saat Kampung Nelayan di Posek tengah dibangun. Para pekerja yang didatangkan dari Dabo Singkep pun ikut terdampak, karena kesulitan berkomunikasi dengan keluarga.
“Apalagi kampung nelayan sekarang sudah mulai dibangun. Pekerja yang datang dari Dabo juga butuh sinyal supaya dapat berkomunikasi sama keluarganya. Kalau hilang begini terus, bagaimana mau maju?” tegas Junan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel wilayah Kepri terkait hilangnya jaringan total di Kecamatan Kepulauan Posek.
Masyarakat berharap provider plat merah yang mengklaim memiliki jangkauan terluas di Indonesia itu tidak hanya besar di iklan, tapi juga hadir nyata di pulau-pulau terluar.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : Masyarakat
















