CYBER NEWS INDONESIA, LINGGA – Warga Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, mengeluhkan buruknya kualitas jaringan Telkomsel di wilayah mereka. Ironisnya, di desa tersebut berdiri megah dua menara (tower) Telkomsel, namun warga mengaku hanya bisa mengandalkan satu tower saja, yakni tower yang berada di Sungai Riang.
Keluhan itu disampaikan Joni, salah seorang warga Desa Posek. Ia menyebut, ketika cuaca buruk melanda, terutama saat hujan turun, sinyal Telkomsel langsung hilang secara tiba-tiba.
“Di desa kami ini ada dua tower Telkomsel, sangat megah berdirinya. Tapi sangat disayangkan, jaringannya selalu lelet, lemot, bahkan hilang begitu saja. Kami hanya mengharapkan satu tower saja, yang di Sungai Riang itu,” ujar Joni kepada wartawan, Selasa (30/9/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir membuat jaringan semakin tidak stabil. Akibatnya, aktivitas komunikasi, termasuk akses internet untuk pekerjaan dan pendidikan, lumpuh total.
“Kapanlah Desa Posek ini bisa berkembang dan maju? Baru saja kemarin PLN melakukan pemadaman bergilir, kini giliran jaringan yang hilang,” keluhnya dengan nada kecewa.
Warga berharap pihak Telkomsel segera turun tangan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jaringan di Kepulauan Posek. Mereka menilai, keberadaan dua tower seharusnya menjadi solusi, bukan sekadar pajangan.
“Kami minta Telkomsel jangan tutup mata. Dua tower berdiri tapi sinyal nihil buat apa? Tolong perhatikan kami yang di kepulauan ini,” tegas Joni.
Kontributor : Awalludin
Editor : TIM
Sumber Berita : KORAMIL 05/Daik
















